Infobekasi.co.id – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu mengajak muda-mudi Jabar ASIH mengunjungi salah satu pabrik garmen yang ada di Kabupaten Purwakarta, Kamis (31/10/2024).
Kegiatan ini sebagai upaya Ahmad Syaikhu yang berpasangan dengan Ilham Habibie (ASIH) itu, mengenalkan dunia industri kepada generasi muda.
“Kita ingin banyak belajar pada dunia industri, saya tadi ke industri otomotif, sekarang ke industri garmen dalam rangka melihat bagaimana peluang-peluang kerja yang ada di industri termasuk di pabrik garmen,” ucap Syaikhu.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk menakar bagaimana target membuka 3 juta lapangan kerja yang menjadi komitmen pasangan ASIH bisa terwujud nantinya.
“Apakah memungkinkan target-target dalam upaya penciptaan lapangan kerja yang akan saya targetkan bersama Pak Ilham pada 2024-2029 kalau ditakdirkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Dari hasil kunjungannya tersebut, kata Syaikhu, pihaknya optimitis jika target 3 juta lapangan kerja tersebut bisa tercapai.
“Nampaknya sih optimis untuk bisa dicapai dan ini juga sekaligus mengajari anak-anak muda betapa dunia industri ini perlu keseriusan sehingga dari sekarang seharusnya kita membangun keseriusan,” katanya.
Pria yang akrabnya disapa Ustadz Ahmad Syaikhu ini memandang bahwa industri garmen memiliki peran penting dalam aktivitas masyarakat saat ini.
Mengingat, manusia sendiri membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya. Itulah sebabnya, kebutuhan akan pakaian dikategorikan sebagai kebutuhan primer.
“Industri-industri garmen seperti ini adalah harus kita pertahankan,” ujarnya.
Bukan hanya itu, pemerintah juga perlu memberikan perlindungan terhadap industri garmen dalam negeri dari gempuran produk impor.
“Dalam situasi kita sekarang ini, garmen tidak bisa dilepas begitu saja karena kalau itu dilepas, engga diproteksi maka serangan-serangan garmen dari luar negeri juga sedemikain dahsyat,” imbuhnya.
“Karena itu, hadirnya pemerintah saya kira untuk melindungi usaha-usaha seperti ini sangat menentukan. Mudah-mudahan ke depan industri ini akan bisa survive,” tandasnya.
Trobas / Dede R.






























