infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) mulai memobilisasi barang-barang milik pedagang dari 74 bangunan liar (bangli) di sisi Kampus Universitas Islam ’45’ (Unisma) Bekasi.
Kepala Bidang Pengendalian Distaru Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra, menyampaikan bahwa mobilisasi dilakukan untuk mempermudah proses pembongkaran sekaligus menghindari potensi konflik.
“Total ada 74 bangli. Saat ini sedang dilakukan mobilisasi bantuan dari pemerintah untuk memindahkan barang-barang pedagang,” ujar Bambang pada Senin, 26 Mei 2025.
Menurutnya, pemindahan dilakukan secara bertahap dan pedagang diminta agar segera mengosongkan lapak mereka.
“Supaya nanti saat pembongkaran tidak ada barang yang tersisa. Pembongkaran juga akan dilakukan secara mandiri oleh pedagang, dan itu sudah mulai sejak kemarin,” lanjutnya.
Petugas Distaru tampak satu per satu mengangkut barang dari bangli dan menaikkannya ke mobil bak terbuka yang telah disediakan. Namun, layanan pemindahan hanya diberikan untuk wilayah dalam Kota Bekasi.
“Ada yang minta bantu diantar ke tempat lain, asal masih di wilayah Kota Bekasi kami layani. Kalau di luar kota, kami tidak bisa,” katanya.
Sementara itu, pembongkaran bangli rencananya dilakukan pada Senin pagi ditunda. Hal ini menyusul surat permohonan dari para pedagang kepada Wali Kota Bekasi untuk diberi waktu mengosongkan lapak secara mandiri.
Reporter : Fahmi
Editor : Deros








































