Mengenal Miliano Jonathans, Bintang Muda FC Utrecht Berdarah Indonesia

Infobekasi.co.id – Nama Miliano Jonathans tengah mencuri perhatian pecinta sepak bola. Pemain berusia 21 tahun yang kini memperkuat FC Utrecht itu bukan hanya tampil memikat di lapangan, tapi juga memiliki ikatan kuat dengan Indonesia melalui garis keturunan keluarganya.

Awal Kehidupan dan Latar Belakang

Miliano Jonathans lahir di Arnhem, Belanda, pada 5 April 2004. Sejak kecil, Dia tumbuh besar di wilayah Malburgen-Barat, tepat di depan Stadion GelreDome, markas klub Vitesse. Tingginya sekitar 1,78 meter, dengan posisi utama sebagai winger kanan atau gelandang serang.

Yang menarik, Jonathans memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Depok. Keluarga besar Jonathans masih dikenal sebagai bagian dari komunitas keturunan Belanda-Indonesia yang menetap di Depok Lama.

Karier Klub: Dari Vitesse ke Utrecht

Karier sepak bola Jonathans dimulai di akademi Vitesse Arnhem sejak usia 10 tahun. Debut profesionalnya hadir pada April 2022 di ajang Eredivisie. Ia sempat memperpanjang kontrak hingga 2025 bersama Vitesse, dan tampil gemilang di Eerste Divisie musim 2024/25 dengan torehan 11 gol dari 18 pertandingan.

Performa apik itu membuat FC Utrecht kepincut. Pada Januari 2025, ia resmi bergabung dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga Juni 2028. Transfernya bernilai sekitar Rp6 miliar. Di Utrecht, Miliano awalnya bermain untuk Jong Utrecht, sebelum dipercaya menembus tim utama dan tampil di Eredivisie serta playoff Liga Europa.

Gaya Bermain

Jonathans dikenal sebagai pemain kaki kiri dominan dengan kreativitas tinggi. Ia gemar melakukan dribel, trik individu, hingga penetrasi ke kotak penalti. Tak hanya itu, ia juga pekerja keras dan berkarakter tulus, hal yang membuatnya cocok dengan filosofi Utrecht sebagai klub “rakyat pekerja.”

Karier Internasional dan Naturalisasi

Meski pernah masuk radar Timnas Belanda U-19 dan U-21, Jonathans memilih jalan berbeda. Ia menolak tawaran tersebut dan menyatakan komitmennya untuk membela Timnas Indonesia.

Proses naturalisasi pun sudah berjalan sejak pertengahan 2025. Kini, Jonathans tinggal menunggu keputusan resmi agar bisa segera mengenakan seragam Garuda.

Sebagai pemain muda, Jonathans masih memiliki banyak ruang berkembang. Dengan pengalaman di Eredivisie, ditambah kemungkinan tampil di ajang Eropa bersama Utrecht, ia bisa menjadi salah satu aset berharga untuk masa depan Timnas Indonesia.

Jika adaptasi berjalan mulus, bukan tidak mungkin namanya akan segera menjadi idola baru di lapangan hijau Indonesia.

Kontributor : R. Surendro

Editor : Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini