Infobekasi – Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mengatakan, lembaganya mengapresiasi gerak cepat pemerintah dalam merencanakan proyek penanggulangan kemacetan yang ada di kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur.
“Progresnya sudah dimulai tahun ini,” kata Sardi Effendi dalam sebuah kesempatan.
DPRD Kota Bekasi, kata dia, menyetujui alokasi anggaran untuk pembebasan lahan demi membangun fly over Bulak Kapal. Sementara, Pemprov Jawa Barat menanggung biaya konstruksi. Total anggaran baik pembebasan lahan maupun pembangunan mencapai Rp 100 miliar.
“Pembangunannya tahun depan, pembebasannya tahun ini. Supaya kemacetan tidak terjadi lagi,” kata Sardi Effendi.
Fly Over Bulak Kapal telah direncanakan sejak belasan tahun lalu. Tapi, pemerintah daerah selalu terbentur dengan anggaran pembebasan lahan. Sebab, anggaran pembebasan lahan terbatas, sehingga dilakukan secara bertahap.
Fly Over Bulak Kapal membentang dari Jalan Pahlawan menuju ke Jalan HM Joyomartono, melintang di atas perlintasan sebidang kereta api. Simpang ini selalu terjadi kemacetan karena antrean melintas rel.
Selain menekan kemacetan, kata Sardi, fly over untuk meminimalisasi kecelakaan melibatkan kereta di titik tersebut. Berdasarkan catatan, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan baik melibatkan sepeda motor maupun mobil. (adv/adt)






























