Pesor, Kelezatan Sederhana Khas Lidah Orang Betawi Bekasi

infobekasi.co.id – Di tengah hiruk pikuk Bekasi yang modern, tersimpan jejak-jejak kuliner autentik yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya pesor, lontong beras khas Betawi yang kaya rasa. Pesor ini adalah bukti bahwa di balik kesederhanaan, tersimpan warisan budaya yang patut dipertahankan.

Bagi sebagian besar masyarakat, nama pesor mungkin lebih identik dengan olahan singkong rebus. Namun, di dapur-dapur dan pasar tradisional Betawi, Pesor memiliki identitasnya sendiri, sebuah lontong berbentuk kotak pipih yang gurih, menjadi bintang di meja sarapan atau pendamping setia hidangan berkuah.

Apa yang membedakan Pesor Betawi dari lontong pada umumnya?. Pertama, bentuknya yang khas. Jika lontong lain cenderung silinder, Pesor tampil dengan bentuk kotak yang rapi, hasil dari teknik pembungkusan daun pisang yang unik. Konon, dua bungkus pesor ditumpuk dan diikat menjadi satu saat dikukus, menciptakan bentuk geometris yang membedakannya.

Kedua, adalah cita rasanya. Pesor Betawi dikenal lebih gurih karena penambahan garam yang pas sejak awal proses pembuatan. Rasa gurih ini menjadikannya sangat cocok disantap polos, atau dipadukan dengan hidangan berkuah seperti sayur lela war, sayuran khas Betawi yang kaya rempah, atau sebagai pengganti/pelengkap nasi uduk yang legendaris. Ia bukan sekadar karbohidrat pengisi perut, melainkan elemen penting yang melengkapi harmoni rasa.

Proses pembuatan Pesor, meski terlihat sederhana, membutuhkan ketelatenan. Dimulai dari pemilihan beras berkualitas baik yang dicuci bersih. Beras ini kemudian dimasak setengah matang dengan air dan daun pandan hingga menjadi nasi aron.

Tahap krusial berikutnya adalah pembungkusan. Nasi aron dibungkus rapat dengan daun pisang, kemudian dikukus selama kurang lebih satu jam hingga matang sempurna dan padat. Aroma daun pisang yang meresap saat pengukusan memberikan sentuhan harum yang khas, menambah kenikmatan Pesor.

Di tengah gempuran kuliner modern dan makanan cepat saji, Pesor Betawi tetap bertahan, meski mungkin tidak sepopuler dulu. Ia adalah saksi bisu perjalanan kuliner Betawi, sebuah pengingat akan kekayaan rasa dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Menemukannya kini mungkin membutuhkan sedikit usaha, seringkali di pasar tradisional atau warung-warung kecil yang masih setia menjaga resep leluhur.

Pesor bukan hanya sekadar makanan, Ia adalah bagian dari identitas, sebuah kisah tentang kesederhanaan melahirkan kelezatan abadi. Mencicipi Pesor berarti menyelami sepotong sejarah dan kekayaan budaya Betawi otentik. Sebuah pengalaman yang wajib dicoba bagi siapa saja yang ingin merasakan ‘denyut nadi’ kuliner khas Betawi.

Editor : Dede Rosyadi

#Pesor #infobekasi #Bekasi #Kuliner #

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini