Kampung Cerewet, Menelusuri Jejak Nama Unik dari Bekasi Timur

Infobekasi.co.id – Di tengah hiruk pikuk Kota Bekasi, sebuah nama kampung mencuri perhatian, yakni Kampung Cerewet. Terletak di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, nama ini menyimpan misteri asal-usul yang menarik untuk ditelusuri infobekasi.

Berbeda dengan kampung lain yang namanya mungkin diambil dari tokoh penting atau peristiwa bersejarah, Kampung Cerewet memiliki cerita yang lebih sederhana namun melekat di hati warga.

Cerita Nenek Warung dan Setu di Masa Lalu

Minimnya catatan sejarah membuat penelusuran asal-usul nama Kampung Cerewet bergantung pada cerita dari mulut ke mulut. Salah satunya adalah kisah tentang seorang nenek penjual warung kelontong yang dikenal gemar berbicara dengan siapa pun.

“Dulu ada nenek-nenek jualan di warung, jual nasi sama barang kelontong. Orangnya cerewet banget,” kata Heri pria berusia 54 tahun, warga Kampung Cerewet yang telah tinggal di sana sejak tahun 2000, saat berbincang dengan jurnalis infobekasi, Jumat (17/10/25).

Menurut Heri, saat itu nenek tersebut sangat ramah dan selalu mengajak ngobrol para pelanggannya. Kebiasaan inilah yang kemudian membuat warga sekitar menjulukinya “nenek cerewet”.

Namun, ada pula versi lain yang menyebutkan, bahwa nama Kampung Cerewet berasal dari keberadaan Setu Cerewet, sebuah danau kecil yang dikelilingi rawa-rawa. Setu ini menjadi sumber air bagi lahan pertanian di sekitar kampung pada awal abad ke-20.

Transformasi Kampung: Dari Sawah dan Rawa Menjadi Permukiman Padat

Sebelum menjadi permukiman padat seperti sekarang, Kampung Cerewet merupakan kawasan yang asri dengan hamparan sawah, rawa, dan pepohonan.

“Dulu banyak sawah, rawa, sama pohon-pohon, kayak hutan kecil. Sekarang sudah jadi perumahan,” tutur Heri.

Perubahan ini seiring dengan perkembangan Kota Bekasi yang semakin pesat. Lahan-lahan pertanian beralih fungsi menjadi perumahan dan kawasan industri.

Kampung Cerewet Kini, Antara Tradisi dan Modernitas

Meski telah banyak berubah, Kampung Cerewet tetap mempertahankan sebagian dari ciri khasnya. Beberapa warga masih menjalankan usaha kecil seperti warung kelontong dan bengkel motor.

Selain itu, semangat gotong royong dan kebersamaan masih terasa di kampung ini. Warga sering berkumpul untuk mengadakan acara atau sekadar ngobrol di warung kopi.

Terlepas dari mana asal-usulnya, nama Kampung Cerewet telah menjadi bagian dari identitas warga Bekasi Timur. Nama ini mengingatkan akan sejarah kampung yang sederhana namun penuh makna.

Pemerintah Kota Bekasi diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap Kampung Cerewet, terutama dalam hal infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, warisan nama Kampung Cerewet dapat terus terjaga dan menjadi kebanggaan bagi generasi mendatang.

Reporter : Fahmi

Editor : DR

#infobekasi #KampungCerewet #Bekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini