Pasar Induk Cibitung ‘Kebanjiran’ Jengkol, Pencinta Nasi Uduk Senyum Sumringah

Infobekasi.co.id – Setelah sempat meroket pada Juli-Agustus 2025, harga jengkol di Pasar Induk Cibitung turun drastis. Telihat hamparan jengkol di lapak para pedagang.

“Ayo silahkan, murah. (Harga) yang dikarungan Rp 17 ribu, kalau per kilo Rp 20 ribu,” ucap Hasim, soerang pedagang jengkol di Pasar Induk Cibutung, Bekasi, Kamis (20/11/2025).

Sebelumnya, harga jengkol mencapai Rp 75 ribu pada pertengahan tahun ini. Namun sekarang jengkol banjir di pasar tersebut. “Tiap hari turun 5 ton dari Sumatera,” beber Nabin, kuli angkut di pasar tersebut.

Buah jengkol ini, menurut Nabin, dipasok dari Pesisir Selatan dan Agam (Sumatera Barat), Tapanuli (Sumatera Utara), Lampung, dan Banten.

“Kalau yang lokal sedikit dan kualitasnya tidak sebaik dari Sumatera,” tutur Nabin, yang mengaku sehari bisa menurunkan jengkol dari mobil truk sebanyak 7 kuintal.

Harga jengkol di pasar induk Cibutung Bekasi ini terbilang harganya lebih murah, dibanding di pasar lain yang berkisar Rp 30 ribu- Rp 40 ribu.

“Kalau di pasar tradisional ada yang sampai Rp 45 ribu,” kata Samad, bandar jengkol yang sehari bisa menjual 5 kuintal jengkol.

Turunnya harga jengkol ini bagi pencinta nasi uduk tentu membuat senyum. Kalau biasanya lauknya hanya bala-bala, kini ada jengkol yang gede dan montong.

“Jadi seger dan nafsu makannya bertambah,” seloroh Narkim, pengemudi Ojol yang setiap malam mampir ke tukang nasi uduk di Mangunjaya, Tambun Selatan, sambil tersenyum sumringah.

Reporter : H. Saban Jr

Editor : Dede R

#infobekasi #Jengkol #Bekasi #PasarCibitung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini