Infobekasi.co.id – Kawasan Bojongmenteng 2, Jalan Aceh Pelat RT 04 RW 02, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, diduga tercemar limbah dari aktivitas Tempat Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan laporan masyarakat, titik pencemaran ditemukan pada saluran drainase yang mengeluarkan bau tidak sedap dan diduga berasal dari limbah aktivitas MBG tersebut.
Mendapati laporan itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melakukan pengecekan ke lokasi. Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, limbah domestik bersumber dari proses pencucian peralatan masak dan makan, sebelumnya ditampung ke dalam bak penampungan untuk dilakukan penyaringan menggunakan media ijuk.
“Namun, tim menemukan adanya saluran lain yang mengalirkan air limbah tersebut langsung ke saluran kota tanpa melalui proses filtrasi terlebih dahulu,” jelas Kadis LH Kota Bekasi, Kiswatiningsih dalam keterangannya, Rabu 10 Desember 2025.
Pihak pengelola mengaku belum mengetahui jika saluran yang ada tertutup. Sebab, posisi pipa tertutup oleh konstruksi saluran kota jenis U-Ditch.
Pihak DLH langsung melakukan pembongkaran saluran, penutupan permanen menggunakan dop penutup pipa, serta pengecoran dengan material pasir, batu, dan semen.
“Dengan tindakan ini, aliran limbah domestik dari kegiatan dapur MBG dipastikan tidak lagi mengalir langsung ke saluran kota,” papar Kiswatiningsih.
Masih kata Dia, DLH bersama UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup (LAB LH) melakukan pengambilan sampel pada saluran pembuangan limbah tersebut. Hasil uji in situ menunjukkan parameter pH sebesar 5,53 dan nilai DHL sebesar 1.174.
“Data ini digunakan untuk mengidentifikasi potensi pencemaran serta menentukan langkah penanganan lanjutan sesuai ketentuan lingkungan hidup,” tutup Kiswatiningsih.
(Fahmi/Dede R)








































