Di Balik Mencuatnya Nama H.Sarjan, Hubungan dengan Kasus Ijon Proyek OTT KPK Bupati Bekasi

Infobekasi.co.id – Nama H. Sarjan mulai ramai diperbincangkan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Operasi Tangkat Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025 lalu.

OTT ini terkait dengan kasus Ijon Proyek yang melibatkan H. Kunang (Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan) dan Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi), yang merupakan ayah dan anak.

Sarjan dikenal sebagai tokoh pemuda asli Kampung Gabus dan menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kecamatan Tambun Utara. Lahir di Desa Srimahi, Tambun Utara, ia memiliki berbagai usaha seperti jasa konstruksi dan sewa alat berat.

Kegiatannya yang terakhir adalah sebagai Ketua Panitia sekaligus penyedia 5 ton ikan yang ditebar di Kali Gabus, acara yang diikuti oleh pemancing dari berbagai kalangan dan juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebelum memiliki hubungan akrab dengan Bupati Ade Kuswara, Sarjan juga terlibat dalam Pilkada Bupati Bekasi 2024-2029 sebagai pendukung pasangan calon BN.Holik Qodratullah dan H. Faizal Hafan Farid.

Sebagai tokoh masyarakat dan pengusaha yang sukses di Kabupaten Bekasi, Ia memimpin organisasi Relawan Tebas (Teman Bang Sarjan) yang aktif dalam kegiatan sosial dan politik lokal.

Setelah pasangan yang didukungnya tidak terpilih, Sarjan kemudian beralih mendukung Ade Kuswara dan semua program yang dijalankannya, termasuk pembongkaran bangunan liar di sepanjang saluran air Tambun Utara.

Karena merasa terbantu dengan kehadirannya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang lebih terbuka dan mulai membahas beberapa perjanjian untuk proyek tahun 2026 bersama Sarjan, hingga akhirnya mereka terjaring OTT KPK.

(H.Saban/Dede R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini