Infobekasi.co.id – Polres Metro Bekasi mengoperasikan posko induk Operasi Lilin 2025 di Gedung Juang dengan menyiagakan personel 24 jam guna memastikan pelayanan dan keamanan masyarakat terlayani dengan baik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Gedung Juang ini merupakan posko induk yang membawahi 17 pos pengamanan dan pos pelayanan di jajaran Polres Metro Bekasi. Pos-pos tersebut tersebar di wilayah Pantura, Kalimalang, hingga jalur tol,” kata Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakapatlalu) Polres Metro Bekasi, AKP Ischak, Jumat (26/12/2025), kemarin.
Posko Operasi Lilin 2025 di Bekasi mulai beroperasi sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, operasi ini memiliki dua rangkaian kegiatan utama, yakni pengamanan perayaan Natal 2025 (yang telah berlangsung aman dan kondusif) serta pengamanan perayaan Tahun Baru yang digelar mulai 26 Desember hingga malam 31 Desember 2025.
Lebih jauh AKP Ischak menjelaskan, bahwa posko Gedung Juang lebih mengarah ke keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pengamanan dilakukan melalui sejumlah satuan tugas (satgas), antara lain Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, Humas, Banops, dan Satgas Pendukung.
Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Penutupan u-turn akan dilakukan apabila dinilai mengganggu kelancaran arus kendaraan dan menyebabkan peningkatan volume lalu lintas.
“Apabila u-turn itu mengganggu jalannya kendaraan dan volume kendaraan meningkat, u-turn itu akan ditutup dan kita arahkan ke u-turn lain yang tidak mengganggu arus lalu lintas,” ucapnya.
Ia juga mengimbau, masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 sebagai layanan pengaduan kepolisian yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa. Layanan tersebut dapat digunakan untuk melaporkan berbagai kejadian, mulai dari tindak pidana, perdata, kemacetan lalu lintas, hingga kecelakaan.
“Silakan menghubungi Call Center 110. Operator akan mencatat laporan masyarakat dan menindaklanjutinya sesuai prosedur,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2025, kepolisian bersinergi dengan stakeholder, di antaranya TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BNPB, PUPR, Dinas Kesehatan, Damkar, serta instansi terkait lainnya.
Kolaborasi antar lembaga tersebut bertujuan untuk memastikan pengamanan dan pelayanan masyarakat selama libur Nataru di wilayah Bekasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.
(Fidel Muhammad Harja Pamungkas)
Editor: Deros








































