Infobekasi.co.id – Berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi menghadapi masalah kerusakan jalan lubang, setelah banjir reda. Berdasarkan inventarisasi yang dilakukan pihak terkait, lubang tersebut tersebar di beberapa titik antara lain Wilayah Tarumajaya, Babelan, Kalimalang, Jatimulya, dan Cikarang Barat.
Henri Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, mengungkapkan, pihaknya telah memerintahkan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan penambalan darurat. Tindakan ini diambil mengingat curah hujan masih tinggi dan cuaca bersifat labil.
“Perbaikan menyeluruh belum bisa dilakukan. Ini hanya penambalan darurat (tambal sulam) pada titik-titik kerusakan yang membahayakan pengendara,” jelas Lincoln kepada infobekasix Rabu (28/1).
Dari hasil inventarisasi yang dilakukan udai air surut, sebanyak 34 ruas jalan tercatat rusak parah di beberapa kecamatan akibat dampak banjir. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menetapkan prioritas pelaksanaan perbaikan menyeluruh di kemudian hari.
Warga diimbau agar berhati-hati saat melintasi jalur yang berlubang, khususnya setelah hujan deras. Kondisi jalan berlubang dapat semakin parah akibat genangan air pasca hujan.
(H.Saban Jr)







































