Ini Kebiasaan Orang Bekasi Menjelang Bulan Puasa Ramadan

Infobekasi.co.id – Menjelang kedatangan Bulan Ramadan, warga Bekasi kembali melaksanakan tradisi tahunan yaitu ziarah kubur dan munggahan. Kegiatan ini menjadi cara bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi antar kerabat, saudara dan mendoakan keluarga yang sudah wafat, sebelum memasuki bulan puasa Ramadan.

Pada pagi atau sore hari menjelang Ramadan, warga Bekasi berbondong-bondong datang ke kawasan pemakaman di berbagai wilayah Bekasi. Mereka membawa bunga beragam warna, air siraman untuk ditabur di atas makam keluarga atau orang tersayang.

“Kita selalu lakukan ziarah kubur beberapa hari sebelum Ramadan tiba. Selain untuk berdoa untuk keluarga yang sudah meninggal, juga sebagai pengingat bagi kita semua akan akhirat,” ujar Zuleha, salah satu warga Kokok Beluk, sekarang Lokomotif, yang sedang melakukan ziarah di pemakaman Kuburan Kebang Kampung Ceger, Bekasi Utara, Sabtu (14/2).

Setelah ziarah kubur, sebagian besar warga juga menggelar acara munggahan. Mengantarkan aneka makanan kepada keluarga yang paling tua. Biasanya yang dibawa berupa daging ayam, ikan bandeng dan sembako.

Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian budaya yang dilestarikan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antar keluarga. Istilahnya merawat tradisi, jangan sampai mati obor.

“Munggahan membuat kita lebih dekat dengn keluarga, saling memaafkan sebelum masuk bulan puasa,” tutur Zuleha yang memiliki keluarga besar di sekitar Kaliabang Tengah.

Dengan pelaksanaan ziarah kubur dan munggahan, masyarakat Bekasi menunjukkan, kedatangan Bulan Ramadan bukan hanya tentang berpuasa semata, tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan penghormatan kepada leluhur.

Editor : Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini