Infobekasi.co.id – Kementerian Perhubungan RI mengklaim, angka kecelakaan lalu lintas saat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 menurun sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencakup penurunan fatalitas (kematian) yang terjadi selama 12 hari libur mudik.
Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, usai mengecek situasi arus balik mudik melalui pantauan di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (25/3/2026).
“Tingkat kecelakaan relatif menurun 28 persen, termasuk fatalitas yang terjadi,” ujar Dudy.
Menurutnya, kedisiplinan masyarakat dan sinergitas pihak terkait menjadi kunci keberhasilan menekan angka kecelakaan pada momentum mudik Lebaran tahun ini.
Lebih jauh, Ia juga mengimbau masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diatur pemerintah pusat. Selain itu, Dudy mengajak masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen diberlakukan Jasa Marga pada 26-27 Maret 2026 (H+5 hingga H+6) sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas.
“Arus balik diprediksi akan terjadi kembali pada 28-29 Maret 2026. Harapannya masyarakat memanfaatkan kebijakan WFA agar kepadatan dapat dikurangi,” ungkap Dudy.
Di tempat yang sama, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperkuat data Kementerian Perhubungan RI, terkait angka kecelakaan saat libur Lebaran.
“Walaupun secara nasional sudah turun. Namun, kita harapkan pada arus balik, jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan,” kata Jenderal Listyo.
Masih kata Dia, penerapan skema rekayasa lalu lintas yang tepat sasaran dan pelarangan masuk kendaraan roda tiga pada momen Lebaran ini turut membantu kelancaran perjalanan pemudik serta memperlancar aliran lalu lintas.
Polri mengimbau agar masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan saat berkendara, terutama pada saat balik mudik lebaran.
“Jangan memaksakan diri jika merasa ngantuk, segera beristirahat. Rest area di jalur tol dan tempat istirahat di jalan arteri serta pos pelayanan terpadu telah disiapkan,” imbaunya.
(Fahmi/DR)






























