Skip to content

Mimpi di Atas Matras Gulat: Kisah Avin Pelajar SMAN 14 Bekasi Bertekad Jadi Atlet Pro

Infobekasi.co.id – Di usia remaja yang biasanya masih sibuk mencari jati diri dan asyik mengabiskan waktu bermain, Avin Cenna Cakra Jingga justru telah menemukan jalannya.

Siswa kelas X.1 di SMAN 14 Kota Bekasi ini memilih menekuni cabang olahraga gulat, sebuah disiplin mengandalkan kekuatan fisik, ketangguhan mental, dan ketekunan yang luar biasa.

Awalnya, pilihan ini lahir dari saran orang tuanya, sebuah pintu pembuka untuk jalur prestasi saat masuk sekolah. Namun benih-benih ketertarikan tumbuh jauh lebih dalam. Di balik minatnya, ada sosok menjadi inspirasi utama, sang ayah, yang dulu juga pernah menjadi atlet gulat.

“Saya terinspirasi dari ayah saya. Dulu sempat lihat fotonya waktu masih muda, kelihatan keren, dari situ saya mulai tertarik sama gulat,” ungkap Avin dengan tatapan bersinar saat berbincang dengan Infobekasi, baru-baru ini.

Sejak saat itu, gulat bukan sekadar saran orang tua, melainkan pilihannya sendiri. Ia mulai tekun berlatih di Bekasi Wrestling Club, meluangkan waktu hingga sore hari di tengah kesibukannya sebagai pelajar baru di jenjang SMA. Dan perjuangan itu perlahan membuahkan hasil.

Deretan prestasi mulai terukir. Juara 1 tingkat nasional di Universitas Negeri Jakarta, Juara 2 tingkat pelajar Jabodetabek di DKI Jakarta tahun 2025, hingga meraih gelar Juara 1 Kejurkot Kota Bekasi oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Nasional pada 2026. Sebuah pencapaian yang membanggakan untuk usia yang masih sangat muda.

Namun di balik setiap medali, ada tantangan yang tak kalah berat, membagi waktu antara tugas sekolah dan jadwal latihan yang padat. Bagi Avin, keduanya sama pentingnya, tidak boleh ada yang dikorbankan.

“Menurut saya latihan penting, tapi sekolah juga penting. Jadi saya harus bisa bagi waktu, kurang lebih 50-50,” ujarnya tegas. Prinsip itulah yang menjadi fondasi keseimbangan hidupnya hingga kini.

Kini, Avin bermimpi untuk melangkah lebih jauh, menjadi atlet gulat profesional. Namun di samping ambisi pribadinya, ia juga memikirkan teman-teman sebayanya di Bekasi.

Ia melihat banyak potensi yang belum terasah, dan berharap fasilitas olahraga gulat di daerahnya dapat terus berkembang.

“Teman-teman saya banyak yang punya potensi, cuma menurut saya sarananya masih kurang,” tuturnya penuh harap.

Dengan semangat yang tak luntur dan dukungan keluarga, Avin membuktikan, dari Bekasi, dari bangku sekolah, mimpi-mimpi besar bisa mulai diperjuangkan satu per satu, setiap kali dirinya melangkah ke atas matras.

Foto: Dwi A.P/(Fahmi/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *