Skip to content

Viral di Media Sosial, Kasus Kucing Persia di Jatisampurna Diselesaikan Secara Damai

Infobekasi.co.id – Kasus kucing Persia Longhair yang diduga dibawa pergi oleh penjual mi ayam di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, kini telah diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak. Meski demikian, keberadaan kucing tersebut hingga kini belum diketahui dan masih terus dicari.

Kasus ini sempat viral di media sosial Instagram setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan kucing dimasukkan ke dalam laci gerobak mi ayam beredar luas. Pria berinisial HP (24) yang terlihat mengambil kucing tersebut kemudian diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota bersama Polsek Jatisampurna pada Jumat (16/10/2026), kemarin.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/10) sekitar pukul 22.11 WIB di Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Jatisampurna, Kota Bekasi. Berdasarkan hasil klarifikasi kepolisian, HP mengaku berniat mengembalikan kucing tersebut kepada pemiliknya setelah kasus ini viral. Namun, saat membawanya menggunakan sepeda motor, kucing itu disebut melompat dan terlepas.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, menyampaikan, pihaknya telah meminta keterangan dari kedua pihak dan menelusuri berbagai informasi terkait keberadaan kucing tersebut. Termasuk informasi dari seorang guru SD yang sempat melihat kucing di sekitar lingkungan sekolah, namun pencarian di lokasi tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika.

Meskipun kedua pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, keberadaan kucing tersebut tetap menjadi perhatian pihak kepolisian. Verdika berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan kucing Persia tersebut dapat memberikan informasi agar hewan peliharaan itu segera dikembalikan kepada pemiliknya.

“Kami menghargai kesepakatan yang telah dicapai. Saat ini, keberadaan kucing masih menjadi perhatian dan kami berharap bantuan informasi dari masyarakat dapat mempercepat pencarian agar hewan tersebut segera kembali kepada pemiliknya,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *