Infobekasi.co.id – Di sudut Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, suara gitar mengalun merdu, sebuah melodi yang lahir dari tangan terampil Leonard Tobing, atau akrab disapa Leo. Di usianya ke-41, Leo tidak hanya bermain gitar, Ia telah mengubah kecintaannya terhadap alat musik ini menjadi sebuah sumber penghidupan.
Sejak muda, Leo adalah seorang autodidak dalam berseni, menemukan ‘teman sejatinya’ pada gitar. Namun, tujuh tahun silam, hobi ini berubah menjadi sebuah perjalanan yang lebih serius.
“Lebih serius aja menjalaninya, karena memang saya udah 7 tahunan jadi saya gelutin deh idenya,” ungkapnya, memulai kisahnya kepada infobekasi. co.id, Sabtu, 12 Juli 2025.
Perjalanan Leo dimulai dari sebuah kolaborasi sederhana dengan pengrajin ukiran dari Jawa Tengah. Ia merancang gitar, sementara temannya mengukir. Seiring berjalannya waktu, Leo memberanikan diri untuk mengembangkan usahanya sendiri dengan mendirikan workshop kecil di rumahnya.
“Memang nggak di duga, awalnya memang ada teman, jadi saya gelutin dan ternyata saya pribadi lebih enak dan usaha sendiri,” kenangnya.
Kini, Leo tidak hanya memproduksi gitar untuk pemula dan kalangan menengah, tetapi juga alat musik lainnya seperti cajon, amplifier, serta stik drum. Pelanggan tak jarang datang untuk memperbaiki alat musik kesayangan mereka.
“Saya juga layani servis gitar atau maintenance,” tambah Leo.
Dalam memasarkan produknya, Leo memanfaatkan kekuatan komunitas dan jejaring online. Melalui rekomendasi dari mulut ke mulut, serta keberadaan di marketplace, produknya telah menjangkau pelanggan di seluruh Jabodetabek.
“Segmentasinya untuk pemula dan menengah saja,” jelasnya.
Di tengah persaingan industri besar dan produk impor, Leo memilih untuk tetap berpegang pada jalur independen. Usaha kecilnya membuktikan bahwa karya lokal memiliki tempat, terutama jika diolah dengan sepenuh hati.
“Hanya hobi saja, karena memang suka ke gitar, dan barang yang mudah didapat itu gitar dan bisa main dimana saja,” tutupnya.
Kisah Leo adalah contoh nyata bagaimana hobi bisa menjadi pendorong kreativitas dan sumber rezeki yang bermanfaat dan pantang menyerah.
Reporter : Fahmi
Editor : Deros






























