Infobekasi.co.id – Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bakal berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya lokal, Bekasi. Hal ini ditunjukkan melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Lebaran Bekasi ke-8 digelar di Saung Jajaka, Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Sabtu (4/4/2026).
Asep menegaskan, meskipun Kabupaten Bekasi merupakan daerah multikultural dengan penduduk yang sangat beragam. Namun, akar budaya asli Bekasi harus tetap terjaga.
“Bekasi ini multikultur, penduduknya berasal dari berbagai latar belakang. Tapi budaya kita tidak boleh hilang. Lebaran Bekasi ini adalah kultur khas yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai identitas kita,” ujar Asep Surya Atmaja pada Sabtu 4 April 2026.
Menurutnya, tradisi unik seperti nyorok atau tradisi bersilaturahmi dan memohon doa restu kepada orang tua dan sesepuh, merupakan nilai luhur yang wajib diwariskan kepada generasi mendatang agar tidak tergerus zaman.
Guna memastikan tradisi ini terus hidup, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana memasukkan kegiatan ini dalam anggaran rutin tahunan.
“Ke depan akan kita anggarkan secara khusus dan rutin. Karena ini bagian dari kebudayaan yang harus kita pertahankan agar tidak punah,” janji Asep.
#LebaranBekasi #infobekasi #KabupatenBekasi
Editor : Deros





























