Ini Komentar Menteri Agama Soal Polemik Santa Clara

20150811035816Bekasi Timur – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin turut berkomentar terkait polemik pembangunan gereja Santa Clara di Bekasi Utara. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri agenda pembukaan pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Asrama Haji, Selasa (11/8).

“Setiap umat beragama harus ada sikap toleransi dan saling menghormati dalam mendirikan rumah ibadah,” Ujar Lukman.

Meski begitu, Persoalan yang terkait dengan tata kota, tata ruang perizinan dan lainnya harus dipersiapkan dengan baik dan sesuai prosedur. Terutama menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan rumah ibadah.

Lukman Hakim meminta agar warga masyarakat yang mendirikan maupun warga sekitar untuk menahan diri.

“Masyarakat juga harus diberikan pemahaman yang sama supaya tujuan dari pendirian rumah ibadah itu sesungguhnya dalam rangka agar  kita bisa menjalankan ajaran agama masing-masing yang pada akhirnya bisa saling berbagi, menebarkan kasih sayang, dan kemaslahatan bagi sesama,” jelasnya.

Lukman berharap, polemik ini jangan sampai berkepanjangan dan harus ada kebijakan serta  kearifan dari semua pihak. Mulai dari yang mendirikan, tokoh masyarakat, juga pemerintah sebagai pihak yang memiliki kewenangan untuk mengamankan sehingga persoalan itu tidak menjadi konflik dan sengketa diantara anggoa masyarakat. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini