Bekasi Selatan – Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring keberangkatan para calon jemaah haji di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, Selasa (25/8).
Menurut penuturan dari Ketua Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat, Agus Welianto Santoso kepada infobekasi.co.id, monitoring ini sekaligus juga dalam rangka pemantauan fasilitas yang ada di Asrama Haji Bekasi.
“Kami monitoring keberangkatan sekaligus fasilitas di asrama. Fasilitas yang menjadi kewenangan provinsi harus di lengkapi,” ujar Agus.
Ia juga menjelaskan bahwa ada rencana untuk rehabilitasi Asrama Haji Bekasi pasca musim haji tahun ini.
“Mau di rehab dan dibangun supaya memadai. Proses ini akan menggunakan anggaran sejumlah Rp 140 Miliar dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ujar dia.
Natinya, lanjut Agus dengan dimulainya proses pembangunan, artinya para jemaah haji tahun depan belum bisa menempati Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.
“Para jemaah haji akan dipindahkan ke tmpat lain untuk tahun depan karena akan adanya pembangunan. Kemungkinan akan dipindag ke Pondok Gede seperti seblumnya,” imbuh Agus. (Sel)






























