Jelang Ramadan, Pemkot Bekasi Antisipasi Peredaran Barang Terlarang dan Kenaikan Harga Sembako

Ahmad SyaikhuBEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi menggandeng sejumlah instansi penegak hukum untuk mengintensifkan operasi peredaran barang terlarang menjelang Ramadan 1437 H/2016 di wilayah hukum setempat.

“Biasanya yang kita sasar adalah minuman keras, petasan, produk kadaluarsa, dan sejumlah produk lainnya yang berpotensi mengganggu kondusivitas kegiatan puasa umat Muslim,” kata Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu, di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (16/05).

Menurut dia, untuk mengantisipasi peredaran barang terlarang tersebut di tengah masyarakat, pihaknya telah bersinergi dengan Polresta dan Kodim 0507 Kota Bekasi.

“Operasi ini akan kita sinergikan dengan TNI dan Polri,” ucap Ahmad Syaikhu.

Kegiatan itu rencananya akan dilaksanakan tiga hari sebelum Ramadan, dan tiga hari sebelum Idul Fitri.

Dikatakan Ahmad Syaikhu, upaya preventif lainnya juga dilakukan, dengan menyebar Maklumat Walikota Bekasi kepada seluruh warga setempat, untuk meningkatkan toleransi beragama selama Ramadan berlangsung.

“Maklumat itu berisi sembilan poin yang seluruhya mengacu pada terlaksananya kondusivitas lingkungan,” katanya.

Salah satu poin tersebut yakni, mewajibkan seluruh pengusaha hiburan malam untuk menutup tempat usahanya.

Ahmad Syaikhu, selain bersinergi dengan sejumlah instansi penegak hukum untuk mengintensifkan operasi peredaran barang terlarang, juga menginstruksikan Dinas Perekonomian Rakyat dan Dinas Perindustrian untuk mengintensifkan pengawasan harga kebutuhan pokok, agar tidak terjadi kenaikan harga yang akan memberatkan masyarakat.

“Pengendalian harga ini merupakan tanggung jawab pemerintah, agar pasokan dan permintaan tetap berjalan stabil. Kalau sampai ada yang melakukan penimbunan, segera ditindak sesuai hukum yang berlaku,” katanya. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini