BEKASI SELATAN – Susy Susilowati, selaku kepala kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhukam) mengungkapkan pihaknya siap memberikan sanksi berupa pemecatan kepada petugas yang meloloskan Warga Negara Asing (WNA) ilegal.
“Petugas yang sengaja meloloskan WNA ilegal sanksinya akan dipecat,” ungkapnya saat ditemui pada acara rapat dan pengukuhan Tim Pengawas Orang Asing di Hotel Horison Rabu, (28/09).
Kemenhukam menyiapkan 206 tim tersebut, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kecamatan, yang sudah mulai bekerja dibawah koordinator kantor imigrasi dan membantu imigrasi untuk pengawasan.
“206 tim pengawas orang asing sudah mulai bekerja dengan mengadakan operasi-operasi dibawah koordinatornya kantor imigrasi. Mereka nantinya akan bekerja membantu imigrasi secara sinergi dengan instasi lain untuk mengawasi orang asing,” tuturnya.
Kememhukam tidak mempermasalahkan orang asing yang bekerja atau berdagang asalkan sesuai dengan izin yang diberikan dan memberikan manfaat.
“Mau bekerja atau berdagang tidak masalah, yang penting mereka ada di sini sesuai dengan izin yang diberikan dan mereka memberikan manfaat. Kami mengawasi betul tidak sesuai dengan izin itu. Kalau tidak sesuai ada dua hal yang bisa ditindak, administrasi dan deportasi, ” ujarnya.
Terkait dengan datangnya orang asing yang tidak memiliki kartu identitas merupakan bagian dari pengawasan kantor imigrasi.
“Datangnya orang asing yang tidak memiliki kartu identitas tentu saja ini merupakan bagian dari pengawasan kantor imigrasi dan pasti kami akan tau siapa yang punya kartu identitas atau tidak. Untuk itu operasi-operasi ini penting untuk mengetahui dokumen-dokumen yang dimiliki,” lanjutnya.
WNA ilegal akan diproses baik dipindahkan atau dikenakan pidana. Operasi juga terus menerus dilakukan tim untuk menangkap WNA ilegal.
“Hingga hari ini setiap ada WNA yang ilegal, kami proses, baik dipindahkan ke negaranya atau pidana. Makanya dengan tim pengawas ini dan dengan integritas pengawasan juga terus menerus operasi, razia dilakukan dan memang berhasil karena cukup banyak yang ditangkap oleh kami,” kata dia. (Ren)








































