BANTARGEBANG – Komunitas Farm 4 Life mengadakan acara bincang-bincang berkebun di kafe Little Talk Coffe, di kawasan Insitu Buniwedari, Perumahan Vida Bekasi, Jalan Raya Narogong, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Sabtu sore (22/10).
Acara bincang-bincang ini untuk mengedukasi pengunjung tentang bagaimana cara berkebun di lokasi yang minim tengah Kota, karena Aris Yunanto, selaku pengelola Farm 4 Life, melihat masyarakat kalangan ditengah kota belum banyak yang mengetahui mengenai konsep berkebun.
Edukasi berkebun kali ini dilengkapi dengan pemutaran film dokumentasi kegiatan berkebun di lapangan, dan mencicipi hasil kebun.
“Kami memberikan informasi yang sedang trend di kalangan masyarakat urban, membuat konsep bertani yang bisa dijual, mulai dari kebun dan hasilnya. Karena kami langsung menjual ke pelanggan langsung, dan masyarakat setempat bisa menikmati hasil kebun,” kata Aris kepada infobekasi.co.id.
Lebih lanjut Aris menjelaskan, banyak manfaat yang didapat dari berkebun di tengah kota.
“Konsep urban farming mampu menjadi sebuah bisnis, dan bisa menciptakan iklim mikro yang bisa dinikmati masyarakat sekitar, selain itu mampu menekan global warming juga,” tambahnya.
Bagi yang ingin melihat langsung kegiatan berkebun, Aris mempersilahkan untuk datang langsung ke Jalan Alun-Alun Utara Vida Bumipala. Selain bincang-bincang, Farm 4 Life juga menyediakan both yang jual sayuran organik, benih tanaman, buah pepaya, aneka olahan pepaya, dan juga pupuk organik.
Acara yang diselenggarakan Komunitas Farm 4 Life ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Vidafest 2016 yang berlangsung di Vida Bekasi di atas lahan seluas 130 Ha yang dikembangkan Gunas Land di Narogong, Bekasi.
Mengusung konsep angin, acara ini dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan festival layang-layang, instalasi kincir angin, dan atraksi drone race, dan diramaikan sepuluh komunitas yang ada di Kota Bekasi. (Sel)






























