Kepala KUA Bekasi Utara Usulkan Satu RW Satu Amil

BEKASI UTARA – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bekasi Utara, Adum, mengusulkan agar setiap Rukun Warga (RW) di Kota Bekasi memiliki satu orang pemandi jenazah (amil).

Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/01), Adum mengatakan keberadaan amil di Kota Bekasi masih terbilang cukup jarang. Oleh sebab itu warga yang mengalami musibah kematian, harus mencari atau mendatangkan amil dari RW lainnya.

“Kalau boleh dibilang masih cukup jarang keberadaan seorang amil saat ini,” kata Adum kepada infobekasi.co.id.

Adum mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan instansi terkait bisa menyediakan dan melakukan proses pelatihan amil di wilayah masing-masing.

“Saya berharap agar ada proses pelatihan amil di Kota Bekasi, sehingga keberadaannya tidak sulit dicari, dan Pemkot Bekasi bisa memfasilitasi pembentukan hingga ketersediaan sarana bagi amil tersebut,” ujarnya menambahkan.

Ia pun mencontohkan, seperti proses pelatihan pemandian jenazah yang belum lama ini dilakukan di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, dimana per kelurahan mengirimkan sebanyak tiga orang perwakilannya untuk mengikuti proses tersebut.

Dengan begitu, maka diharapkan ilmu yang mereka miliki bisa mereka sebarluaskan kepada masyarakat di lingkungan mereka masing-masing.

“Belum lama ini di Kecamatan Bekasi Utara ada proses pelatihan pemandian jenazah, hal ini tentunya sangat membantu untuk proses pencetakan amil di wilayah,” tutur Adum.

Adum mengatakan, langkah untuk satu RW miliki satu amil harus didukung dengan kesejahteraan mereka.

“Sangat penting memiliki satu RW satu orang amil, dan langkah ini juga harus didukung dengan kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi mereka, karena setiap orang belum tentu bisa memandikan jenazah,” ucap  dia. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini