Skema Mengatasi Kemacetan di Tol Layang Japek Saat Libur Natal

Infobekasi.co.id – PT Jasa Marga Tbk memprediksi puncak arus mudik libur panjang natal di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terjadi pada Sabtu (21/12) atau akhir pekan ini. Karena itu, perusahaan pelat merah ini menyiapkan sejumlah strategi mengantisipasi kemacetan baik di jalan tol layang maupun di bawah.

General Manager Traffic PT Jasa Marga Jalan Layang, Aprimon mengatakan, sempat terjadi antrean kendaraan menuju ke Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek pada hari pertama pembukaan. Menurut dia, antrean kendaraan bahkan sampai mengular ke ruas Tol JORR.

“Karena ada pekerjaan pelebaran di lajur kanalisasi, yang dari arah Jatiasih dua lajur, dan juga dua lajur ke Rorotan, merging-nya tinggal satu lajur,” kata Aprimon di Bekasi, Kamis (19/12).

Menurut dia, pekerjaan kanalisasi tersebut bagian dari persiapan menyambut libur panjang natal dan tahun baru. Pihaknya menargetkan pekerjaan tersebut selesai pada malam ini. Sehingga, dari arah Jatiasih dan Rorotan menuju ke Tol Jakarta-Cikampek eksisting, sebelum naik ke tol layang terdapat dua lajur.

Jika terjadi kepadatan, kata dia, maka akan dibuka sodetan dari Jatiasih langsung ke Tol Jakarta-Cikampek eksisting. “Kalau ada antrean di atas lima kilometer, kami buka sodetan itu, maka antrean akan hilang,” katanya.

Antisipasi serupa juga dilakukan di turunan Tol Layang Jakarta-Cikampek di kilometer 48 wilayah Karawang. Kepadatan di sana disebabkan adanya antrean kendaraan masuk ke rest area di kilometer 50.

Karena itu, jika terjadi kepadatan pada saat arus mudik natal dan tahun baru, PT Jasa Marga bekerja sama dengan kepolisian akan memberlakukan contra flow sampai kilometer 60. Hal ini dilakukan untuk menghindari antrean kendaraan yang masuk ke rest area kilometer 50 dan 57.

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik natal diperkirakan mulai terjadi pada 21 Desember. Sedangkan, puncak arus mudik tahun baru diperkirakan terjadi pada 28 Desember. Selama libur panjang diperkirakan ada 479.049 kendaraan menuju ke Bandung maupun ke Jawa via Cipali. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini