Kasus Covid-19 Naik, Begini Saran Wakil Rakyat di DPRD

Infobekasi.co.id – Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro, mendorong pemerintah mengkaji aktivitas bisnis yang dampak ekonominya rendah namun memiliki resiko kesehatan tinggi.. Hal ini menyusul kasus Covid-19 di Kota Bekasi mengalami kenaikan lagi.

“Pemkot perlu melakukan review dan evaluasi terhadap kegiatan bisnis yang memiliki low economical impact sementara mengandung high health impact, dengan menghentikan sementara hingga waktu yang tepat,” kata Choiruman ketika dihubungi wartawan, Rabu (19/8).

Kasus Covid-19 di Kota Bekasi terkonfirmasi melonjak lagi sejak dua pekan terakhir. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengkonfirmasi kasus kumulatif per kemarin sebanyak 1.324, adapun kasus aktif 225 dengan angka kematian 55.

Meningkatnya kasus ini, membuat rasio positif Covid-19 di Kota Bekasi menjadi 7,7 persen, di atas standar yang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yaitu 5 persen. Padahal, rasio positif di Kota Bekasi sempat 4,2 persen, ketika dilaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Klaster keluarga yang meningkat, pertambahan kasusnya 155 keluarga, jumlahnya ada 437 orang,” kata Rahmat Effendi. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini