Underpass Bulak Kapal Akan Diujicoba Akhir Pekan Ini

Infobekasi.co.id – Underpass Bulak Kapal, Bekasi Timur, akan diujicoba pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), “Kalau nggak salah nanti tanggal 25 Desember 2021 mau diujicoba,” kata Akang, satu pekerja yang sedang memasang rambu lalu lintas, Rabu (22/12/2021).

Konstruksi terlihat sudah 98 persen dan tinggal merapihkan marka jalan. Penutup pekerjaan berupa seng sudah dibuka dan di atas underpas sudah ditanami pohon bunga kertas (bougenvile) dan dinding underpas sudah digambar ornamen budaya Bekasi.

Seperti dikutif darei website PUPR, secara konstruksi, Underpass Bulak Kapal memiliki struktur bore pile dengan panjang terowongan utama 690 meter, terdiri dari 2 lajur dengan lebar masing-masing lajur 3,5 meter. Underpass ini dilengkapi dengan frontage sepanjang 930 meter dengan lebar jalan 6 meter.

Pembangunan underpass akan menambah kapasitas jalan eksisting simpang Bulak Kapal dari semula 4 lajur menjadi 6 lajur. Selain itu, juga dapat menghilangkan persimpangan sebidang Bulak Kapal antara Jalan Ir Juanda dengan Jalan Joyo Martono-Jalan Pahlawan.

Di sisi ornamen dinding Underpass, mulai dari Visual Ramp Underpass yang terdiri dari Gigi Balang Khas Bekasi yang memiliki makna bahwa hidup harus selalu jujur, ulet dan sabar, kemudian ornamen Puncak Rebung yang bermakna mengandung harapan harapan baik sebab bambu merupakan pohon yang tidak mudah Rubuh oleh tiupan angina kencang sekalipun.

Sedangkan Sopi-sopi Bambu Runcing Kota Bekasi yang terdapat bambu runcing berujung lima berdiri tegak mengandung dua makna : Melambangkan hubungan Vertikal Makhluk dengan Khaliknya yang mencerminkan Masyarakat Bekasi yang religius dan melambangkan semangat Patriotisme rakyat Bekasi dalam merebut dan mempertahkan Bangsa dan Negara.

Visual Ramp Underpass dan Box Underpass Desain Ornamen pada Ramp Underpass yang akan memasuki area Box Underpass, Ornamen Tarian Topeng Khas Bekasi Tersebut terdapat di bagian Kanan dan Kiri Dinding Underpass .

Topeng Bekasi merupakan salah satu kesenian rumpun topeng yang merupakan satu seni tradisi yang menampilkan lawakan atau komedi yang biasanya menyangkut kisah kehidupan masyarakat kecil, di iringi dengan tarian-tarian dan alunan musik tradisional seperti gendang,rebab,gong dan kenongan.
Desain Underpass ini menonjolkan Kesenian khas Bekasi.
Kementerian PUPR dalam siaran Persnya menyebutkan, underpass dan fly over mulai dibangun sejak tanggal kontrak 24 September 2020 dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender hingga 17 Maret 2022.

Biaya pembangunan underpass bersumber dari APBN (SBSN) sebesar Rp 79,3 miliar yang dianggarkan secara Multy Years Contract (MYC) TA 2020-2022.

Reporter: Saban Jr

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini