Kapolres Berharap Pedagang Daging di Kabupaten Bekasi Tetap Berjualan

Infobekasi.co.id – Pedagang daging sapi di Kabupaten Bekasi melakukan aksi mogok berjualan sejak Senin (28/2). Aksi tersebut dilakukan karena mahalnya harga daging sapi saat ini.

Untuk memastikan, Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan mengecek langsung ke lapak pedagang daging sapi di Pasar Cikarang, Cikarang Utara, Minggu (27/2) malam. Pengecekan ini dilakukan bersama pedagang bakso dan mi.

“Kami mengecek ketersediaan daging sapi yang menjadi kebutuhan para pedagang bakso, soto daging yang berdampak ke sana,” katanya, Senin (28/2).

Gidion mengatakan, harga daging sapi awalnya dijual Rp125 ribu per kilogram dan kini naik menjadi Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga itu diduga menjadi penyebab menurunnya stok daging di Pasar Cikarang.

Baca juga : Pedagang Daging Sapi di Bekasi Mogok Jualan Mulai Hari Ini

“Daging sapi di Pasar Baru Cikarang ini, harganya berkisar Rp125-130 ribu, masih terjangkau. Memang ada sedikit suplai yang kurang dari daging dari biasanya. Biasanya daging 2 kwintal, saat ini daging tinggal 1 kwintal. Secara umum masih bisa diantisipasi hal itu sendiri,” katanya.

Gidion berharap penjual daging sapi di Kabupaten Bekasi tetap berjualan agar tidak mengganggu pedagang lain yang menjadikan daging sapi sebagai bahan makanan olahan utama.

“Kita akan melakukan pengamanan Pasar Cikarang supaya tetap tidak ada pemogokan. Ekonomi harus berjalan terus dan kemudian pedagang daging harus tetap melakukan aktivitasnya. Kemudian pedagang bakso mi, soto dan lain-lainnya harus tetap berjalan,” ungkapnya.

Firman (24), pedagang ayam di Pasar Tambun mengatakan sebanyak 14 pedagang daging sapi kompak mogok jualan hingga Jumat (4/3) besok.

“Enggak ada yang jualan. Katanya mogok sampe lima hari,” ucapnya.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini