Ini Kronologi Tukang Tambal Ban Tertipu Rp1,1 M Demi Anak Masuk Polri

Infobekasi.co.id – Warga Kota Bekasi, Josman Sinaga, diduga menjadi korban penipuan Rp1,1 miliar demi meloloskan anaknya masuk sebagai anggota Polri. Kasus penipuan ini terjadi pada 2024, saat Josman bertemu dengan terduga pelaku berinisial IW.

IW mengaku kenal dengan polisi aktif dan mengklaim, bahwa rekannya itu dapat meloloskan putranya melalui jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIP SS). Agar lebih meyakinkan, IW mengklaim dekat dengan seorang jenderal polisi, tokoh politik, dan kiai kondang.

“Modusnya meminta sejumlah uang untuk masuk anggota Polri, permintaan uang sampai 1 miliar lebih (Rp1,1 miliar),” terang kuasa hukum korban, Cupa Siregar di Polres Metro Bekasi Kota, Kamis, 11 Desember 2025.

Hasil penelusuran yang dilakukan, IW diduga seorang advokat dan tergabung di organisasi profesi layanan hukum beken di tanah air.

“Pelaku ini adalah oknum seorang advokat,” kata Cupa.

Lantaran laporannya tak kunjung direspon, Cupa bersama kliennya mendatangi Polres Metro Bekasi Kota, Kamis siang.

“Kesulitan apa sih sebenarnya yang tidak bisa dilakukan oleh penyidik?,” tanya Cupa.

Sementara ayah korban, Josman Sinaga, mengatakan, telah membayar uang sebesar Rp1,1 miliar kepada terlapor melalui transfer dan penyerahan langsung.

“Uang cash Rp500 juta. Tiga atau lima hari berikutnya harus ada bahasanya ‘peluru’, saya serahkan, saya transfer uang Rp600 juta dengan nominal Rp100 juta dan Rp500 juta, hanya selisih lima menit (menyerahkan uang itu). Belum nyampe seminggu, totalnya Rp1,1 miliar,” beber Josman.

Josman yang kesehariannya mencari nafkah sebagai tukang tambal ban mengaku uang Rp1,1 miliar didapat dari menjual salah satu rumah dan berhutang di bank.

“Saya tukang tambal ban. Demi anak, jantung pun rela dijual. Saya tadinya menjual satu rumah. Yang satunya sebagiannya utang. Bisa dicek online sekarang utang saya berapa,” ucapnya.

(Fahmi/Deros)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini