Skip to content

Cerita Bilal, 20 Tahun Keliling Pikul Dagang Sate Satelit Susur Kayuringin

Infobekasi.co.id – Kesederhanaan dan keteguhan hati Bilal warga Kayuringin Jaya patut diapresiasi. Selama dua puluh tahun, Ia konsisten berkeliling menjajakan sate usus dan sate kulit atau yang biasa warga sebut “sate Satelit” dengan gerobak pikul yang Ia angkut sendiri.

Di tengah kenaikan harga bahan baku yang terjadi berkali-kali, harga yang ditetapkan Bilal tak berubah, satu tusuk sate maupun satu bungkus lontong masih dibanderol Rp1.000 saja. Setiap hari, rata-rata dirinya sanggup menjual sekitar 300 tusuk sate, bahkan seringkali lebih.

Mulai sore hari hingga pukul 22.00 WIB, Bilal menyusuri jalanan dan gang-gang di wilayah Kayuringin Jaya, Kota Bekasi.

Ditemani bara api arang yang menghangatkan dagangan dan bumbu kacang racikan sendiri, Bilal melayani pelanggan dengan keramahan dan senyum yang tak pernah luntur.

Ada pelajaran dari Bilal, di tengah perkembangan kuliner yang pesat dan modern , masih ada pedagang kecil yang menjaga prinsip dan rasa syukur dalam menjalani usaha sehari-hari.

(Pepeng/Tim Redakasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *