BEKASI BARAT – Setelah sukses memberangkatkan tiga orang siswanya untuk melanjutkan studi ke Jepang, pada 2015 lalu, tahun ini SMK Bina Mandiri kembali melakukan persiapan guna memberangkatkan lagi siswanya ke negeri Sakura tersebut.
“Tahun lalu, ada empat belas siswa SMK se-propinsi Jawa Barat yang dikirim ke Jepang, tiga diantaranya ialah siswa terbaik kami,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Rohman, kepada infobekasi.co.id, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (05/04).
Bekerja sama dengan Okayama Institute of Language, melalui Sentra Global Edukasi (SGE), Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Propinsi Jawa Barat, dan Bank Syariah, SMK Bina Mandiri menjadi salah satu sekolah yang melakukan subsidi untuk pembiayaan siswa-siswinya dalam program pendidikan siswa SMK ke Jepang tahun 2016 ini.
“Kita sudah buka pendaftaran dan pengembalian berkas untuk seleksi tahun ini hingga tanggal 9 Maret. Untuk siswa kelas XII, dan sampai hari ini sudah ada tiga belas anak yang daftar. Nantinya akan dilakukan seleksi, baik administratif, persyaratan, maupun seleksi dengan wawancara langsung oleh pihak Universitas Okuyama di Bandung, bulan Mei nanti,” jelas Rohman.
Lanjut dia, pengumuman siswa yang lolos seleksi akan diumumkan pada bulan Mei dan akan dipersiapkan untuk keberangkatan pada Oktober 2016 nanti.
“Tentunya kita juga harus persiapan mulai dari kemampuan Bahasa Jepang. Karena itu menjadi salah satu syarat untuk mengikuti program ini,” kaya dia.
Rohman juga menjelaskan, bukan hanya sekedar untuk kuliah, siswa yang akan studi di Jepang juga akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan untuk magang paruh waktu. Sehingga, siswa akan dapat menabung untuk bekal dan pengeluaran apapun selama di sana.
Para siswa nantinya akan mendapatkan pelajaran menulis, dan bahasa selama satu tahun di Jepang terlebih dahulu, sebelum langsung kuliah sesuai jurusan pilihannya di Universitas Okuyama.
“Alhamdulillah, dari pengalaman tahun lalu, mereka kan selalu kita monitor kabarnya dan bilang nyaman di Jepang sana. Itu yang buat kita optimis untuk memberangkatkan siswa lagi. Minimal tahun ini memberangkatkan tiga siswalah, seperti tahun lalu,” katanya. (Sel)






























