Khatib di Bekasi Diberi Panduan: Said Aqil Dorong Ilmu Penuh, Din Syamsuddin Tekankan Persatuan Umat

Infobekasi.co.id – Ratusan khatib se-Kota Bekasi mendapatkan ‘wejangan’ tentang panduan tentang berdakwah dari dua tokoh agama terkemuka Indonesia, Said Aqil Siroj dan Din Syamsuddin, dalam kegiatan Mudzakarah Khutoba yang diadakan di Islamic Center Bekasi, Selasa (23/12), kemarin.

Mantan Ketua Umum PBNU periode 2010-2022 itu membuka materinya dengan cerita tentang dakwah Nabi Muhammad yang piawai. Menurut Said Aqil, orang Arab kuno suka dengan syi’ir yang diperlombakan di Pasar Ukaz, namun syi’ir mereka tidak mampu menggerakkan jiwa.

Berbeda dengan Nabi yang merupakan orang ‘ummi (tidak tahu menulis dan membaca), kalimat-kalimatnya yang bercerita tentang alam semesta, surga, dan neraka justru mampu menyentuh hati.

“Oleh karena itu, para khatib harus memperkaya materi khutbah dengan menguasai berbagai keilmuan sejarah, seni, mantiq, balaghah, perbandingan mazhab, bahkan filsafat. Sehingga khutbah tidak hanya ceramah biasa, tapi lebih ilmiah dan mendalam,” imbau Said Aqil Siroj, dalam acara tersebut, dikutip, Rabu (24/12).

Di tempat yang sama, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyampaikan pesan tambahan tentang pentingnya persatuan. Ia menegaskan, bahwa materi yang disampaikan Said Aqil sudah lengkap dan sempurna, namun perlu ditambah dengan panggilan untuk menyatukan umat Islam dalam setiap khutbah, terutama khutbah Jumat.

“Kita juga perlu melakukan pemetaan dakwah agar pesan persatuan bisa menjangkau semua lapisan masyarakat. Ini sangat penting untuk menjaga keutuhan umat di tengah keragaman,” tegas Din Syamsuddin.

Editor : Dede R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini