Bagi anda perempuan yang masih ragu menggunakan ojek ‘konvensional’ karena alasan syar’i, kini tak perlu khawatir. Untuk memenuhi permitaan ojek yang aman secara syariah seorang mahasiswi asal Surabaya memperkenalkan Ojek Syar’i.
Pencetus Ojek Syar’i, Evilita Adriani, menyebutkan bahwa ide untuk membuka jasa seperti ini berawal dari kekhawatiran kaum hawa untuk menggunakan jasa trasnportasi dengan yang bukan mahromnya. Ia juga mengatakan ini merupakan salah satu bentuk penyelesaian masalah terhadap tingginya pelecahan terhadap perempuan.
“Maraknya pelecahan seksual dalam transportasi umum. Kami ingin menjadi pelopor transportasi yang privat untuk wanita. Wanita itu perlu perlakuan khusus,” tegasnya
Mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Surabaya ini mengakui sudah memiliki 60 pengojek yang pengemudinya adalah kaum hawa. Seperti ojek konvensional lainnya, layanan Ojek Syar’i ini dapat di pesan melalui applikasi chatting seperti Whatsapp, BBM, Line bahkan Twitter.
“Ini sudah tahap pembuatan aplikasi. Insya Allah Senin sampai satu minggu ke depan mau ujicoba ke internal,” akunya wanita 19 tahun.
Sejak 10 Maret 2015 beroperasi, moda transportasi khusus perempuan ini sudah medapat 30 orderan dalam sehari. Rencananya Ojek Syar’i ini akan merambah kota Siduarjo dan Malang. Bahkan dalam waktu dekat ini akan ada di Ibu Kota Jakarta. (Fai)






























