Kejari Ungkap Kasus Korupsi Yang Merugikan Negara Ratusan Juta

20140114_tangkap_borgolBekasi Selatan – Setelah melakukan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dana dari pengelolaan Pusat Promosi Ikan Hias (PPIH), dengan ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi melakukan penahanan terhadap Manajer Operasional Pengelolaan (PPIH), yang berlokasi di Jalan Pramuka, Pengasenan, Sunandar, Kamis (13/8).

Sebelum itu, Kejari Bekasi sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sunandar selama dua jam, setelah itu barulah Sunandar ditetapkan sebagai tersangka atas kasus merugikan keuangan negara Selaku Manajer Operasional PPIH. Sehingga Kejari Bekasi melakukan penahanan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Pidana Khusus (Pidsu) Kejari Bekasi, Ery Syarifah mengatakan ada 61 kios yang di punggut oleh Sunandar yang mengatasnamakan Pemerintah Kota Bekasi. Namun, hasil dari sewa kios tersebut tidak diterdapat dalam kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Untuk sementara, kerugian negara yang dilakukan Sunandar sebesar Rp. 323.155.000, angka tersebut terhitung sejak tahun 2010 dirinya mengelola dengan memungut uang sewa kios sebesar Rp 1,7 juta per kios untuk satu tahun penyewaan. Dan jumlah ini masih akan disesuaikan dengan hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” ungkap Ery saat melakukan konferensi pers di dengan awak media.

Ery menjelaskan, pihaknya berhak melakukan penahanan lantaran sudah memenuhi semua unsur sebagai alat bukti penahanan terhadap Sunandar.

“Atas perbuatannya yang melawan hukum, kita menjerat tersangka dengan dua pasal yaitu pasal 2 ayat (1) Undang-Undang NO.31 Tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dan ditambah dengan Undang-Undang No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman penjara minimal 4 tahun penjara, pelaku pun di kenakan pasal 3 ayat (1) Undang-Undang NO.31 Tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dan ditambah dengan Undang-Undang No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan hukuman penjara minimal 1 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu sebagai tersangka Sunandar terlihat tegar dan memberikan senyuman kepada awak media yang meliput penahanannya oleh Kejari Bekasi.

“Saya menangung sendiri atas hal ini, karena semua ini sudah menjadi resiko dari jabatan saya. Dan saat ini saya tidak bisa berkomentar banyak, salam saja buat orang Bekasi,” unjar Sunandar dengan ramah. (Fai)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini