Kartu Sehat dan Keluarga Harapan Jadi Pakem Jalur Afirmasi PPDB Online

Rahmat EffendiBEKASI SELATAN – Kriteria dalam penentuan jalur siswa afirmasi (kurang mampu) dalam penerapan program PPDB Online 2016 ialah melalui kartu sehat dan kategori keluarga harapan. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat ditemui di kantor Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (08/06).

“Kami sudah punya pakem di Dinas Sosial bahwa yang masuk dalam kriteria warga kurang mampu ialah pemegang kartu sehat dan masuk dalam kategori keluarga harapan. Itu ukurannya,” ujar pria yang akrab disapa Pepen ini kepada infobekasi.co.id.

Selain dua aspek itu pula, kata dia, untuk masuk dijalur afirmasi, siswa tersebut harus pula dilengkapi dengan data didaftar kependudukan Kota Bekasi. Sehingga tidak ada warga yang dapat dengan mudah mengaku warga miskin demi mendapatkan jatah dan keuntungan jalur afirmasi itu sendiri.

“Yang mengaku-ngaku pasti banyak, tapi ukurannya kategori keluarga harapan, pemegang kartu sehat, dan merupakan warga Kota Bekasi. Jadi kalau mengaku miskin tapi tidak masuk kategori, atau tidak punya tiga hal itu berarti hanya mengaku-ngaku,” ujarnya.

Pepen menyatakan, bahwa sejauh ini persiapan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan sudah maksimal, dengan menyediakan kuota sebesar 15 persen untuk warga kurang mampu, dengan data yang terdapat di dinsos sekitar 5.700 siswa yang akan diakomodir dijalur afirmasi PPDB Online 2016.

“Persiapannya sudah pemenuhan kuota. Semestinya tinggal ekspose sebentar dan harusnya minggu ini selesai,” imbuh dia.

Sementara itu, untuk pengawasan, Pepen mengatakan, bahwa semestinya yang mengawasi ialah, selain dari tim independen, juga dari akademik dan pemerhati pendidikan.

“Tapi tentu mengawasinya ini yang timbal baliknya obyektivitas,” katanya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini