Institut STIAMI Cetak Ahli Pajak

BEKASI SELATAN – Sebanyak 800 mahasiswa Institut STIAMI menghadiri kegiatan seminar nasional yang mengangkat tema, ‘Strategi Peningkatan Penapatan Asli Daerah Berbasis Pajak Daerah dan Retribusi’ di hotel Aston Imperial Kota Bekasi, Minggu (16/4).

Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, dihadapan para peserta seminar nasional mengatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu pajak yang dihimpun untuk membangun sebuah daerah.

Sehingga, dengan adanya seminar nasional di bidang pajak yang dilaksanakan oleh Institut STIAMI kali ini bisa membawa dampak berupa mencetak SDM-SDM handal di bidang pajak dan mampu membangun Kota Bekasi.

“Melalui seminar nasional kali ini diharapkan mampu mencetak tenaga-tenaga ahli di bidang pajak,” harap Syaikhu.

Heksawan Rahmadi, SE, Akt, CA, M.Si, selaku Ketua Pelaksana seminar nasional, menuturkan bahwa seminar nasional ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pajak dan retribusi daerah sebagai sumber PAD.

Serta menghimpun, mendata, mengidentifikasi dan menganalisa data dan informasi yang masuk secara lengkap dan tajam untuk merumuskan suatu konsep dan formulasi yang tepat dalam menyiapkan rumusan kebijakan optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah.

“Seminar ini sebagai upaya untuk memberikan pemahaman pajak dan retribusinya kepada mahasiswa dan menganalisanya, ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Institut STIAMI Kampus Bekasi, Diana Prihandini, S.Sos, M.Si, mengatakan latar belakang diselenggarakannya seminar nasional yang dihelat hari ini agar para mahasiswa Institut STIAMI bisa mendapatkan pencerahan mengenai pentingnya pajak untuk keperluan pembangunan di sektor vital yang ada di daerah.

Karena dengan memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar diharapkan mampu meningkatkan kemandirian keuangannya.

“Melalui seminar nasional ini, selain memberikan pencerahan kepada para mahasiswa, hal ini juga sebagai masukan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) agar bisa meningkatkan kemandirian keuangannya,” ujarnya.

Wakil Rektor 3 Institut STIAMI, Agus Cholik, SE, MM, mengatakan pada era pemerintahan otonomi daerah, PAD menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian bagi setiap Pemerintah Daerah (PAD).

Oleh karena itu, sambungnya, saat ini terdapat permasalahan pajak daerah yang perlu diperhatikan, seperti belum intensifnya penerimaan pajak dan sebagainya.

Dan melalui seminar nasional yang diselenggarakan oleh Institut STIAMI, diharapkan bisa memberikan sedikit gambaran dan solusi agar penerimaan dari sektor pajak bisa dimaksimalkan dan di gali potensinya.

“Seminar nasional kali ini diharapkan bisa memberikan sebuah solusi setiap daerah untuk menggali potensi pajak yang ada dan bagi mahasiswa Institut STIAMI hal ini bisa menambah bekal keilmuan dan pengetahuan mereka sebagai para calon ahli pajak,” pungkasnya.

Dalam seminar nasional tersebut turut hadir Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu selaku Keynote Speaker, dan pembicara Dr. Machfud Sidik, M.Sc, Drs. H. Edi Sumantri, SE, M.Si, Lisbon Sirait, SE, ME dan Radityo Egi Pratama, ST, MBA. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini