CIKARANG – Group Lippo resmi meluncurkan Meikarta, kota mandiri bertaraf internasional di kawasan Industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/5). Sebanyak 100 Tower apartemen akan dibangun dan diperkirakan nilai investasinya mencapai Rp 278 Triliun.
CEO Grup Lippo James Riady melalui Press Rilisnya mengatakan, Meikarta disajikan untuk masyarakat urban di seluruh Indonesia yang menginginkan hidup yang baru dan membangun keluarga baru.
“Direncanakan 70-80 persen untuk masyarakat urban. Di sini nanti jadi kawasan jasa, yang ditopanglifeindustri dengan berbagai fasilitas penunjang, yaitu apartemen, akses publik dan akses jalan menuju ruas jalan tol Jabodetabek, Rumah Sakit, gedung pendidikan, kawasan pertokoan, fasilitas olahraga dan lainnya,” kata James.
James menyatakan, di Indonesia kebutuhan masyarakat masih kekurangan 16 juta unit rumah. Sehingga banyak yang mendambakan memiliki rumah. Hal tersebut dapat dilihat pada peresmian kota Meikarta dihari pertama. tercatat sejumlah 16.800 unit apartemen berhasil dijual. Hal ini menjadi catatan tersendiri bahwa kebutuhan akan properti dan tempat tinggal semakin hari menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat di Indonesia.
“Kami mengambil bagian dari masalah tersebut. Sekaligus bisa menginspirasi 100 developer besar untuk menawarkan hunian yang berkualitas dan juga untuk setiap warga di Indonesia,” ucapnya.
Proyek Meikarta akan dibangun bertahap hingga tujuh tahun ke depan. James menyebutkan, tahap pertama pembangunan di atas lahan seluas 22 juta meter persegi akan rampung dalam tiga tahun. Lippo menargetkan, lima puluh gedung sudah siap huni pada Desember 2018.
James juga menjanjikan unit-unit yang ditawarkan oleh Meikarta bisa terjangkau oleh seluruh komunitas, bahkan ekonomi menengah. Harga pasar di sekitar koridor Bekasi-Cikarang yang saat ini dijual di angka Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per meter persegi akan dipotong hingga 50 persen, di bawah Rp 12,5 juta per meter persegi.
“Nantinya fasilitas kredit pemilikan rumah atau apartemen akan tersedia dengan bunga mulai 8,25 persen. Tentu ini dapat terjangkau apalagi dengan booking fee Rp 2 juta, dan selanjutnya dikenakan uang muka hanya 10 persen,” pungkasnya.(sel)









































