Tokoh Agama Minta Berita HOAX Dihentikan Selama Puasa

BEKASI UTARA – Sejumlah tokoh agama di Kota Bekasi meminta agar kebiasaan menyebarkan berita Hoax dihentikan keberadaannya selama bulan puasa.

H. Adum, salah seorang tokoh agama dan juga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bekasi Utara, meminta kepada setiap individu yang memiliki kebiasaan menyebarkan berita Hoax, fitnah dan sebagainya, dihentikan selama bulan puasa ini.

“Saya menghimbau kreatifitasnya di dalam membuat berita Hoax dihentikan, agar ibadah puasanya mendapatkan berkah,” himbau Adum.

Kepada infobekasi.co.id, Rabu (31/5), ia juga menegaskan, dengan seringnya menyebarkan berita-berita Hoax yang dapat menimbulkan kebencian satu dan yang lainnya, segera diubah dengan berlomba-lomba mencari pahala dan keberkahan di bulan puasa ini.

Sehingga proses pembelajaran yang dijalankan selama satu bulan penuh, bisa mereka terapkan seterusnya di dalam kehidupan mereka sehari-hari.

“Jika kebiasaan ini diubah kearah yang positif, saya yakin akan berdampak seterusnya di kehidupan mereka,” akunya.

Untuk itu, dirinya berharap agar di bulan yang penuh berkah ini, kebiasaan menyebar berita-berita Hoax tersebut dihentikan dan diganti dengan menyebarkan berita kebaikan serta pesan kedamaian bagi seluruh umat manusia.

“Alangkah bijaknya jika mereka menyebarkan berita kebaikan dan menjaga kerukunan umat beragama yang satu dan lainnya,” pungkasnya. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini