DPRD : KPUD Harus Segera Lakukan Pendataan Warga Rusunawa

BEKASI TIMUR – Komisi I DPRD Kota Bekasi mendorong Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera melakukan pendataan terhadap jumlah pemilih di Apartemen dan Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) wilayah setempat.

“Kami sangat mendorong agar KPUD dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi segera bekerjasama dengan Lurah, Camat serta Pengelola Apartemen agar melakukan pendataan pemilih,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata, Senin (31/7).

Ia mengingatkan, pemilih di Apartemen jangan sampai terlewatkan oleh KPUD pada saat petugas lapangan melakukan pendataan. Hal ini sangat rawan adanya warga yang tinggal di Apartemen tidak memiliki hak pilih atau bahkan di manfaatkan oknum menjadi pemilih siluman.

Sebagaimana ketentuan ini diatur dalam Pasal 19 dan 22 UUD 45, UU 39/1999 pasal 34 tentang hak warga untuk dapat memilih dalam pemilihan umum atau pilkada, perda tentang pembentukan RT dan RW serta perda rumah susun di Kota Bekasi.

“Jangan sampai warga Kota Bekasi kehilangan hak pilih dan bisa jadi malah dimanfaatkan oknum menjadi pemilih siluman,” imbuhnya.

Pilkada Kota Bekasi, lanjut dia, perlu belajar dari Pilkada DKI Jakarta bahkan dengan Kabupaten Bekasi, dimana banyak warga yang tidak memiliki hak pilih karena kelalaian dari para petugas dan KPUD.

“MoU antara KPUD dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil juga harus segera diselesaikan agar nantinya semua data kependudukan akan dapat disajikan oleh pihak Dinas secara menyeluruh kepada KPUD yang akhirnya menjadi data pemilih sementara,” papar dia.

Apalagi, partisipasi keikutsertaan dari KPUD dalam pemilihan sebelumnya juga masih terbilang kecil, yaitu hanya 49 persen dari total DPT yang ada.

“KPUD jangan sampai lengah terhadap hal ini, sementara partisipasi pemilih masih terbilang kecil, dan banyak warga yang tidak terdata ini akan mengurangi proses pilkada secara baik,” pungkasnya. (sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini