Wali Kota Bekasi Bocorkan Besaran Kompensasi Diam di Rumah

Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya menunggu regulasi yang konkret dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ihwal kompensasi bagi warga yang diam di rumah selama pandemik corona.

“Presiden sudah mengeluarkan regulasi, termasuk beberapa kebijakan-kebijakan. Daerah nunggu,” kata Rahmat Effendi kepada wartawan di Stadion Patriot Bekasi, (29/3).

Menurut dia, Gubernur Jawa Barat juga sudah membuat regulasi, termasuk memberikan kompensasi berupa uang tuani Rp 500 ribu per KK.

“Pemerintah kota juga sudah menghitung, ada sekitar seratus ribuan KK yang mungkin nanti berhak menerima tambahan itu,” kata Rahmat Effendi.

Menurut dia, dana tersebut akan diolah menjadi sebuah stimulus kepada masyarakat. “Jadi upaya itu ada kita lakukan, bukan saja mencegah orang, tapi kita juga memberikan. Nah yang itu kita tunggu dari gubernur,” ucapnya. (fiz)

2 KOMENTAR

  1. Y mudah2an aja yg dapet tepat sasaran y pak.soalnya setiap bantuan yg turun dr pemerintah baik dr pusat maupun daerah.yg dapet dia2 lagi itu2 lagi.ga pernah berubah dr dlu.padahal hidup org kan setiap harinya jg berubah.ada yg dlunya mampu skrg tdk mampu,ada yg dlu bekerja skrg tdk bekerja,ada yg dlunya punya suami skrg sdh jd janda atau duda,atau yg dlunya punya tanggungan anak sklh semua skrg anaknya sdh pd bekerja semuanya sehingga sdh mapan hidupnya.seharusnya data d kemensos atau dinas sosial itu setiap 6 bln skali d update terus pak.jgn setiap mo ngasih bantuan data penerimanya cm copy paste mulu dr dlu.lah petugasnya kerjanya ngapain klo g mau kerja terjun k lapangan.kan mereka d gaji sm negara.

  2. Aamiin semoga ya pak😢😢masalah nya parkiran lagi sepi buat bayar kontrakan aja sama makan kita kualahan gak bisa nyari duit di luar😭😭😭

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini