Anggaran untuk Covid-19 di Kota Bekasi Masih Rp 71 Miliar

Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat telah menghabiskan dana sebesar Rp 101 miliar untuk penanggulangan bencana Covid-19 di wilayah setempat sejak ada kasus itu pada Maret lalu. Adapun dana cadangan masih sekitar Rp 71 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi, Supandi Budiman mengatakan sumber dana penanggulangan berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan sebesar Rp 172,5 miliar.

“Keperluannya untuk belanja kesehatan, jaring pengaman dan pemulihan ekonomi,” kata Supandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (6/8).

Ia mengatakan, belanja kesehatan di dinas kesehatan dan rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 48 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp 114 miliar.

Menurut dia, belanja kesehatan meliputi pengadaan alat pelindung diri (APD) tenaga medis, sarana dan peralatan layanan kepada masyarakat termasuk pengadaan rapid test dan reagen PCR-VTM serta penanganan pasien Covid-19. Dana kesehatan masih sisa sekitar Rp 66 miliar.

Sementara itu, belanja di bidang penyediaan jaring pengamanan sosial sudah menghabiskan dana sebesar Rp 47,7 miliar dari pagu anggaran Rp 52 miliar. Jaring pengaman sosial ini berupa pemberian bantuan sosial kepada 225 ribu keluarga.

“Pembentukan RW Siaga dan koordinasi antar dengan instansi vertikal selama pelaksanaan PSBB,” kata dia.

Sementara itu, penanganan dampak ekonomi telah menghabiskan angaran Rp 5,5 miliar dari pagu anggaran Rp 5,9 miliar. Pemulihan ekonomi ini difokuskan dengan menjaga agar dunia usaha daerah tetap hidup melalui dana bergulir lewat BUMD BPRS Patriot. Antara lain pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah, serta koperasi. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini