Penjelasan PLN Bekasi Terkait Lampu Stadion Padam di Laga Persija

Infobekasi.co.id – PLN UP 3 Bekasi memastikan tidak ada aksi pencurian kabel di Stadion Patriot Chandrabaga pada Minggu malam, di tengah pertandingan Persija Jakarta melawan Ratchaburi FC. Lampu stadion sempat padam di tengah jalannya pertandingan.

“Pencurian kabel tidak ada. Tadi sudah kita cek, tidak ada kabel yang putus. Di lokasi ini (Stadion Patriot Candrabhaga) tidak ada,” ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi, Redi Zusanto di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (26/6/2023).

Karena itu, ia memastikan bahwa kabar yang beredar di media sosial yang menjadi penyebab lampu padam adalah tidak benar alias hoax. Menurut dia, begitu mengetahui lampu padam, pihaknya segera menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“SOP kita jalankan dengan mengecek suplay PLN. Kita cek gardu milik PLN, didapati bahwa saluran ke stadion kondisi aman. Di stadion ini kita siapkan dua suplai atau ada dua saluran ke stadion dari gardu induk (GI) Poncol Baru, jadi kalau ada satunya trouble, otomatis satunya akan memikul. Dua duanya kita cek kondisinya menyala,” ujar Redi.

SOP kedua setelah melihat dari sisi PLN aman, pihaknya lanjut Redi kemudian mengecek gardu milik pelanggan atau milik Stadion Patriot. Di sana didapati ada semacam fuse atau alat yang putus.

“Ada tiga jalur kalau kabel, ada dua yang putus,” katanya.

Agar pertandingan bisa dilanjutkan, maka diputuskan untuk memakai aliran listrik dari genset milik stadion.

Setelah pertandingan selesai, PLN UP3 Bekasi dan pengelola stadion, mengecek kembali gardu listrik milik Stadion Patriot. Permasalahan yang ditemukan masih sama.

“Kami nyalakan dan putus kembali. Secara teknis kesalahan ada di sisi trafo. Di hilir trafo sudah dilepas tidak ada kabel. Hanya trafo saja yang di tes, dan alat di sisi pelanggan kembali putus,” kata Redi.

Redi belum tahu secara pasti penyebab kejadian ini. Sebab semuanya harus di cek ulang dan perlu klarifikasi dari pihak stadion.

“Faktornya bisa karena pemeliharaan, karena tegangan kejut bisa juga dan lain-lain, teknis itu. Belitan, trafo itu ada belitan di dalam, biasanya ada breakdown atau kerusakan,” katanya.

“Kalau untuk perbaikan, tergantung spare-nya. Kalau ada bisa cepat. Kalau di PLN hitungan jam bisa selesai, kan itu tinggal dikeluarkan dan dimasukkan kembali, disambung kabel,” kata dia.

Lebih lanjut, Redi mengatakan, walaupun penyebab padam adalah trafo dan genset internal milik Stadion yang mengalami kerusakan dan tidak cukup daya, tetapi tim PLN dengan gerak cepat tetap all-out langsung membantu penanganan kelistrikan stadion.

“Sehingga dari kondisi padam yg sempat terjadi pada 19.45 WIB, hanya dalam waktu kurang dari 2 jam, listrik kembali menyala dan pertandingan dilanjutkan pada jam 21.30,WIB” kata dia.

“Selanjutnya kami juga telah koordinasi dengan Dispora untuk meningkatkan kolaborasi kehandalan. Termasuk
memberikan bantuan dukungan kepada Dispora kota Bekasi untuk supervisi meningkatkan kehandalan di instalasi kelistrikan di stadion Patriot Candrabhaga,” tandas Redi.

Sementara itu, Erik (33) warga Bekasi Utara yang pada malam itu menonton pertandingan Persija Jakarta Vs Ratchaburi FC mengaku lega tetap bisa menyaksikan tim kesayangannya berlaga walau ada drama lampu stadion mati.

“Saya tetap semangat karena pertandingan tetap dilanjutkan. Dan, terimakasih Tim PLN yang sudah sigap melakukan penanganan soal listrik padam sehingga saya tetap bisa menonton sampai selesai,” pungkasnya

Editor: Adi T

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini