Dewan Pendidikan Kab. Bekasi: Hidupkan Kembali Program Bapak Asuh One Factory One School

Infobekasi.co.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi meminta peran swasta khususnya dunia usaha ikut berperan membantu persoalan pendidikan di Kabupaten Bekasi. Peran swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dapat menjadi solusi permasalahan pendidikan di Kabupaten Bekasi saat ini.

“Kita ingin menggaungkan kembali program yang pernah digagas oleh Bupati Bekasi terdahulu, yaitu program one factory one school (OFOS). Artinya setiap satu perusahaan di Kabupaten Bekasi ini mempunyai berkewajiban memberikan pembinaan-pembinaan kepada satu sekolah yang include di dalamnya, membantu pembiayaan yang berasal dari CSR,” tutur Ketua Bidang Pengembangan Profesi dan Karir PTK, Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi, Hamdani, Senin (07/08/23) kemarin.

Hal tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan dan digaungkan kembali agar sekolah itu tidak terus menerus menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dengan menggali potensi yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kita ini salah satu kawasan industri terbesar, peluang CSR-nya juga besar, kalau kita manfaatkan itu maka akan sangat membantu dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi. Bahkan saya pernah mencoba menebar proposal dengan searching dan mengirimnya ke email perusahaan tersebut hasilnya luar biasa. Karena banyak hal juga yang tidak bisa tercover oleh anggaran, yang memang harus diasistensi dan lainnya,” papar pria yang juga kepala sekolah di Cibitung ini.

“Saran saya Dinas Pendidikan menggandeng kami Dewan Pendidikan dan steholder lainnya seperti DPRD, Pengusaha, Praktisi Pendidikan, Kepala sekolah untuk duduk bersama dalam sebuah Pokja sehingga semua informasi, masukan dan proposal bisa satu pintu. Kalaupun sudah ada Forum CSR di Bappeda, Pokja CSR Pendidikan ini tetap harus dibentuk dan Dinas Pendidikan sebagai leading sector-nya,” imbuhnya.

D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini