Bendera One Piece dan Kritik Sosial Jelang HUT RI, Ini Komentar Pengamat

Infobekasi.co.id – Munculnya fenomena pengibaran bendera bergambar karakter anime One Piece menjelang peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia telah memicu perdebatan. Peneliti kebijakan publik, Riko Noviantoro, menginterpretasikan fenomena ini sebagai bentuk kritik sosial terhadap pemerintah.

“Pengibaran bendera One Piece ini merupakan simbol kritik publik terhadap situasi sosial politik di Indonesia,” ujar Riko kepada wartawan, Kamis (31/7/2025) lalu.

Ia melihatnya sebagai ekspresi kekecewaan masyarakat yang serupa dengan munculnya simbol ‘Indonesia Darurat’ beberapa waktu lalu.

“Pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan, birokrasi, dan memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat,” saran Dia.

Ia menekankan pentingnya pemerintah mendengarkan aspirasi rakyat dan memperbaiki hal-hal yang menjadi penyebab munculnya kritik tersebut. Meskipun demikian, Riko juga mengingatkan pentingnya menghormati simbol negara.

“Bendera Merah Putih tetaplah simbol utama kedaulatan Indonesia dan harus dihormati,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jika pengibaran bendera One Piece disalahgunakan atau dianggap sebagai pelecehan terhadap simbol negara, maka sanksi hukum akan berlaku.

Sekedar informasi, banyak foto-foto beredar di media sosial memperlihatkan bendera One Piece dengan logo bajak laut Topi Jerami (tengkorak, tulang bersilang, dan topi jerami Luffy) dikibarkan di berbagai tempat, dari diatas genteng rumah, pinggir jalan, perahu nelayan, hingga kendaraan besar. Fenomena ini telah menjadi perbincangan hangat di dunia maya.

Reporter: Fahmi

Editor: Deros

#OnePeace #Infobekasi #Bekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini