infobekasi.co.id – Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang telah sejak lama, berasal dari peradaban di China. Imlek dirayakan berdasarkan kalender lunar sebagai simbol pergantian tahun, harapan baru, serta doa untuk keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran.
Data dari beberapa sumber dikutip infobekasi, dalam legenda masyarakat Tionghoa, Imlek juga dikaitkan dengan kisah makhluk buas bernama Nian, yang dipercaya muncul setiap pergantian tahun. Untuk mengusirnya, masyarakat menggunakan warna merah, suara petasan, dan api, kemudian menjadi tradisi khas Imlek hingga sekarang.
Seiring perkembangan zaman, Imlek tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum berkumpul keluarga, sembahyang leluhur, serta mempererat hubungan sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ucapan Gong Xi Fa Cai identik dengan perayaan Imlek. Secara harfiah, arti kalimat ini adalah, “selamat, semoga mendapat kemakmuran atau rezeki berlimpah”. Ucapan ini merupakan doa agar seseorang memperoleh keberuntungan, kesuksesan usaha, dan kesejahteraan di tahun yang baru. Selain itu, masyarakat Tionghoa juga sering mengucapkan Xin Nian Kuai Le, yang berarti “Selamat Tahun Baru”.
Di Kota Bekasi, perayaan Imlek terpusat di Klenteng Hok Lay Kiong yang merupakan salah satu klenteng tertua di wilayah tersebut, berdiri sejak abad ke-18. Nama Hok Lay Kiong sendiri memiliki makna “istana yang mendatangkan rezek”.
Menjelang Imlek, pengurus dan umat Tionghoa biasanya melakukan berbagai persiapan, seperti membersihkan area klenteng, altar, serta patung dewa-dewi, memasang lampion, hingga pengecatan ulang bangunan dengan warna merah sebagai simbol keberuntungan.
Selain sembahyang malam pergantian tahun, rangkaian acara biasanya meliputi pertunjukan barongsai, doa bersama, serta kegiatan sosial, diharapkan membawa berkah dan mempererat kerukunan masyarakat di Kota Bekasi.
Setiap tahun, klenteng tersebut menjadi pusat kunjungan umat dari berbagai daerah, bahkan ribuan orang dapat memadati lokasi saat puncak perayaan Imlek berlangsung.
Perayaan Imlek di Bekasi menunjukkan bahwa tradisi budaya dapat menjadi sarana mempererat toleransi. Klenteng Hok Lay Kiong tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat modern hingga saat ini.
#Imlek #Infobekasi #LebaranCina #Bekasi
Editor : Deros








































