infobekasi.co.id – Menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, Yayasan Suluk Pelintas Zaman menggandeng pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, dan warga sekitar menggelar aksi nyata pelestarian alam. Bertempat di kawasan Situ Rawalumbu, kegiatan bertajuk “SUPELZ Menanam Pohon untuk Lingkungan”, pada Minggu (7/6/26).
Mengusung tema, “Bumi Lestari, Untuk Generasi yang Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi bukti kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian alam. Langkah ini sekaligus mendukung semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia mendorong setiap elemen bangsa mengambil peran aktif menghadapi perubahan iklim demi keberlanjutan kehidupan di bumi.
Acara dimulai dengan sambutan dan doa, dihadiri unsur pemerintahan, tokoh agama, serta warga sekitar. Penanaman pohon ini dipandang sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak besar, baik untuk memperbaiki kualitas udara, memperkuat daya resapan air tanah, maupun mewariskan lingkungan yang sehat bagi anak cucu di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Yunan Azkaruzzaman, menyampaikan, hikmah mendalam yang mengaitkan pelestarian alam dengan nilai keimanan. Beliau mengajak seluruh peserta memandang kegiatan menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan amanah manusia sebagai pemimpin di muka bumi.
“Kita membela tanah air karena air negeri ini kita pergunakan untuk berwudhu dan tanahnya sebagai tempat kita bersujud,” ujar KH.Yunan, mengutip pesan luhur dari Hadratussyaikh K.H. M. Hasyim Asy’ari.
Lebih jauh, Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan benar-benar tumbuh menjadi budaya dalam keseharian masyarakat.
Sementara itu, Camat Rawalumbu, Sri Susilawati, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan mempertemukan berbagai elemen masyarakat ini. Menurutnya, menjaga alam tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan memerlukan semangat gotong royong dari semua pihak.
“Kegiatan seperti ini merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semoga aksi penanaman pohon ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga untuk semakin peduli terhadap kelestarian alam,” ucapnya.
Kyai Arsyad Sobich Ubaid, selaku Sekretaris Umum Yayasan Suluk Pelintas Zaman, menegaskan, kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen yayasan dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan. Gerakan ini diharapkan tidak berhenti saat acara usai, namun terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan gerakan yang tidak berhenti pada hari ini. Pohon-pohon yang ditanam menjadi simbol harapan bahwa generasi mendatang akan menikmati lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan. Semoga gerakan ini menjadi awal lahirnya budaya mencintai bumi,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan bibit pohon, bantuan biaya perawatan, serta penanaman pohon secara simbolis kepada Ketua RW 041 dan RW 01 Kelurahan Bojong Rawalumbu. Penyerahan dilakukan bersama pengurus yayasan dan jajaran Kecamatan Rawalumbu yang dipimpin langsung oleh Camat.
Melalui aksi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak melakukan hal serupa, sehingga kelestarian alam senantiasa terjaga sebagai investasi berharga bagi masa depan bangsa.





























