T
BEKASI UTARA – Sigap dan cepat tanggap dalam penanggulangan Demam Berdarah (DBD), puskesmas Teluk Pucung membentuk kader khusus penanganan DBD pada wilayah kerjanya.
Hal itu diungkapkan oleh Eman Sulaiman, selaku Kepala Unit Penanganan Khusus DBD. Sudah dua tahun ini penderita DBD di wilayah Teluk Pucuk, Bekasi Utara, menurun angkanya, karena puskesmas daerah ini memiliki para kader yang aktif khusus menangani DBD, dan pencegahannya.
Pencegahan DBD yakni dengan pola 3 M (Menutup, Menguras, Menimbun), Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), serta melakukan berbagai penyuluhan ke masyarakat.
“Alhamdullilah untuk wilayah kerja Teluk Pucung sudah dua tahun ini kasus DBD menurun, dibulan Januari hanya terdapat satu kasus, yakni di daerah Teluk Pucung, Wisma Asri, tepatnya di RT 05/RW 15.”
Setelah ditemukan kasus DBD pada wilayah tersebut, kita lakukan FE, yakni penyelidikan efidemiologi (untuk mengetahui asalnya dan ada tidaknya penderita lain yang terjangkit demam di wilayah tersebut). Dan hasilnya, dari 20 rumah di sekitar lokasi penderita tidak ditemukan jentik. Semoga pada tahun ini wilayah Teluk Pucung terus mengalami angka penurunan penderita DBD,” ujar Eman di kantornya, Rabu(3/02).
Dalam himbauannya, dirinya pun berharap agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan, dan jika ditemukan adanya penderita yang bergejala DBD, langsung cepat membawanya ke Puskesmas. (Ez)





























