BEKASI TIMUR – Alih-alih mencari kerabatnya yang berada di daerah Perumahan Cerewet, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, pasangan suami-istri, SHD dan HYT, terkena hipnotis.
Kepada infobekasi.co.id, Minggu (9/4), HYT mengisahkan bahwa ia dan suaminya awalnya berencana mengunjungi salah satu departemen store yang ada di Bekasi Timur untuk membeli pakaian bagi cucu tercintanya.
“Kemarin saya dan suami berencana membeli pakaian untuk cucu saya disalah satu departemen store di Bekasi Timur,” ungkapnya.
Namun, belum sampai di lokasi, ia dan suami bertemu salah seorang yang mengaku bernama H. Tabrani yang mencari alamat kerabatnya di daerah Cerewet, Bekasi Timur.
Setelah berbincang dan menunjukan angkot yang bisa mengantarkan orang tersebut ke lokasi yang dituju, HYT beserta suami tanpa sadar langsung diminta oleh yang bersangkutan untuk menuju ke rumah ia dan suami tinggal selama ini.
“Setelah mengobrol tiba-tiba saya dan suami diminta yang bersangkutan untuk menunjukan rumah saya karena yang bersangkutan berdalih ingin membeli tanah di dekat sini,” katanya.
Setelah mengantarkan orang tersebut ke salah satu kerabatnya yang ingin menjual tanah, oknum tersebut pun akhirnya berpamitan dan minta ditemani ke ujung jalan rumahnya sambil meminta sejumlah uang untuk ongkos.
“Orang tersebut minta dianter ke ujung jalan dan meminta semua uang yang ada di dalam dompet dan kebetulan di dalam dompet ada uang sebesar Rp550 ribu di tengah jalan dan setelah mendapatkan uang tersebut ia pun bergegas pergi, saya dan suami baru tersadar setelah sesampainya di rumah bahwa uang yang dimilikinya telah raib,” tegasnya.
Dari penulusuran infobekasi.co.id di lapangan, ternyata bukan hanya SHD dan HYT saja yang terkena hipnotis, salah seorang tetangganya pun terkena hal yang sama dan sempat kehilangan uang pensiunnya yang baru diambil didekat rumah sakit Bella, Bekasi Timur, dan pelaku waktu itu mengaku sebagai tukang potong kambing yang membutuhkan sejumlah uang. (Apl)






























