Infobekasi.co.id – Nelayan di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi meminta perhatian dari pemerintah daerah setempat. Apalagi setelah laut di tempat mereka mencari ikan tercemar tumpahan minyak.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, Surlin mengatakan kondisi nelayan saat ini memprihatinkan, musim yang tidak menentu mempengaruhi jumlah tangkapan ikan. Apalagi, pencemaran laut akibat tumpahan minyak cukup merugikan.
“Kami meminta pemerintah daerah memfasilitasi ganti rugi tahap kedua, kalau tahap pertama sudah,” katanya.
Ia menyebut, di Muara Gembong sebanyak 2200 terdiri dari petambak dan nelayan. Rinciannya 700 orang nelayan di Desa Pantaibakti, sementara 1500 orang warga Desa Pantaibahagia.
“Kami berharap agar hal itu bisa difasilitasi Pemkab Bekasi,” ujar dia.
Selain itu, pihaknya berharap agar pemerintah daerah melakukan normalisasi muara karena terdapat pendangkalan. Sehingga menyebabkan kapal-kapal nelayan yang tidak bisa berlayar akibat adanya pendangkalan tersebut.
“Lampu mercusuar juga perlu dipasang di beberapa titik agar menjadi lampu penerangan bagi nelayan serta pemberian fasilitas alat tangkap,” katanya.
Reporter: Muhammad Al Akhbar





























