Infobekasi.co.id – Tinggi muka air di Kali Bekasi terpantau mengalami kenaikan pada Selasa malam, 14 April 2026. Kondisi ini diduga kuat sebagai dampak dari aliran kiriman air yang berasal dari wilayah Bogor melalui aliran Kali Cileungsi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik pertemuan antara Kali Cikeas dan Kali Cileungsi yang berada di kawasan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih, tercatat mencapai ketinggian 535 sentimeter pada pukul 22.00 WIB.
Merespons hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menetapkan status kesiagaan di lokasi tersebut berada di level Siaga 3. Sementara itu, dari sisi pengelola sungai, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (KP2C) menetapkan status sedikit berbeda, yakni Siaga 2. Perbedaan status ini diakibatkan oleh penggunaan metode perhitungan dan parameter yang berbeda di masing-masing instansi.
Sebagai langkah antisipasi, sistem peringatan dini atau sirine peringatan banjir di wilayah Teluk Pucung telah dinyalakan guna memanggil kesiapsiagaan warga sekitar.
Namun di sisi lain, pantauan terkini menunjukkan adanya sinyal positif. Tren ketinggian air di bagian hulu Kali Cileungsi terpantau sudah mulai mengalami penurunan, sehingga diharapkan tidak menimbulkan luapan yang lebih parah di hilir.





























