Dewan Sayangkan Disdik Gagal Serap Dana Meubeuler Rp 70 Milyar

Daddy KusradyBEKASI TIMUR – Komisi D DPRD Kota Bekasi menyayangkan penyerapan anggaran Dinas Pendidikan 2015 yang rendah, termasuk soal pengadaan meja dan kursi belajar (meubeuler) sehingga menyebabkan masih adanya sekolah yang siswanya terpaksa belajar di lantai.

Menurut Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusrady, Diantara penyebabnya yaitu soal regulasi dan mepetnya waktu pelaksanaan pekerjaan pengadaan yang membuat pejabat over hati-hati.

“Melihat dari ketersediaan sisa waktu dan unit barang meubeuler yang begitu besar jumlahnya, tidak mungkin dapat terkejar. Sehingga rawan menabrak aturan dan masuk ranah hukum. Akibatnya anggaran tidak terserap, korbannya mayarakat terutama dunia pendidikan, tidak dapat meubeuler baru yang mereka butuhkan dalam proses belajar mengajar,” terang Daddy saat ditemui infobekasi.co.id, Rabu (17/02).

Menjawab kenyataan tersebut, lanjut Daddy, sebagai lembaga dewan, belum lama ini mengadakan MoU dengan Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi terkait penandatanganan MoU DPRD dengan Kajari Bekasi untuk penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara. Hal dimaksud guna meminimalisasi rendahnya penyerapan Tahun Anggaran (TA) 2015 tidak terulang di TA 2016 dan seterusnya.

“MoU ini merupakan terobosan positif adanya pendampingan dari lembaga hukum negara. Karena secara umum, kota, kabupaten & propinsi di Indonesia, untuk penyerapan TA 2015 tidak sampai 100 persen. Hanya ada dikisaran 70 sampai 90 persen,” kata dia.

Kedepan, sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) di dewan, Daddy mengatakan bahwa setelah menganggarkan dan membuat regulasi Perda APBD-nya bersama eksekutif.

“Fungsi kontrol, yaitu mengadakan pengawasan apakah anggaran yang tersedia dapat diserap sesuai aturan regulasi dan tepat sasaran atau belum? Sehingga input, output, outcame, impac dan benefitnya sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan misi visi KDH terpilih, apalagi tahun ini sebagai tahun infrastuktur, menuju 2017 tahun investasi,” pungkasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini